Dulohupa.id– Fakta isu penculikan anak yang belakangan viral di Gorontalo akhirnya terkuak. Kasus ini ternyata hanya salah paham. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kapolres Gorontalo, AKBP Dadang Wijaya saat menggelar konfrensi pers, Jumat (17/2). Kasus ini sendiri akhirnya berakhir dengan surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan oleh para pelaku.
Kepada para awak media, Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya mengungkapkan, dari pengakuan ketiga pelaku yang telah diamankan sebelumnya oleh polisi. Ketiganya tidak benar-benar akan melakukan penculikan seperti isu yang tersebar. Melainkan hanya untuk` menakuti anak-anak yang kebetulan melintas di dekat mereka saat melintas di jalan utama Kabupaten Gorontalo.
“Yang bersangkutan kita sudah panggil dan kita mintai keterangannya. Kemudian dari keterangan itu mereka kesal kepada anak-anak saat melintas di jalan. Lalu mereka sampaikan kalimat, ‘Dimana orang yang jual kepala itu’ kepada anak-anak itu. Tujuannya hanya untuk menakut-nakuti,” ungkap .

“Sebenarnya memang tidak diperbolehkan menakut-nakuti anak-anak seperti itu. Apalagi dengan kondisi sekarang ini yang sedang marak-maraknya kejadian penculikan anak,” tambahnya.
Lebih lanjut Dadang mengatakan, Usai diperiksa ketiga pelaku langsung mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian.
“Kita tidak menahan. Tapi kita buatkan pernyataan hitam di atas putih. Apabila nanti dilakukan kembali maka kita lakukan penahanan. Karena sebelumnya sudah meresahkan masyarakat,” Tutupnya.
Reporter: Herman Abdullah











