Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Dua Pelaku Tertangkap, Pembunuhan di kecamatan Telaga Dipicu Balas Dendam

97
×

Dua Pelaku Tertangkap, Pembunuhan di kecamatan Telaga Dipicu Balas Dendam

Sebarkan artikel ini
Dua orang pelaku di tangkap polisi
Petugas Kepolisian Goroantalo menangkap pelaku pembunuhan disalah satu indekos yang ada di Kota Gorontalo.

DULOHUPA.ID – Dua dari enam orang pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pemuda di desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo akhirnya tertangkap.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Gabungan Resmob Polda Gorontalo dan Polres Kota serta tim Buser Limboto, berhasil mengetahui tempat persembunyian para pelaku. Tim langsung melakukan pengrebekan dan penagkapan terhadap 2 orang pelaku di rumah kosan yang ada di kompleks Masjid Tamalate Kota Gorontalo. (13/8)

Kasat Reskrim Polres Gorontalo AKP. M Kukuh Islami mengungkapkan, Setelah diintrogasi, para pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Raikel Hanafi. Terungkap motif penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seorang pemuda di Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu ternyata dipicu balas dendam.

“Yang melakukan penganiayaan merupakan komplotan yang datang untuk membalas dendam. Sebelumnya adik pelaku yang melintas di tempat kejadian mendapatkan tindakan penganiayaan dari sekumpulan pemuda yang ada di halte tersebut. Tidak terima adiknya dianiaya, pelakupun mengajak teman-temanya datang balas dendam terhadap orang yang menganiaya adiknya.” ungkapnya

Dua pelaku pembunuhan diperiksa petugas
Dua orang pelaku pembunuhan di Kecamtan Telaga diperiksa di Polres Gorontalo.

Pada saat penagkapan petugas juga amankan pisau jenis badik yang digunakan pelaku menganiaya korban. Kedua pelaku yang sudah tertangkap masing-masing berinisial R-A alis Dongker dan A-T alias Adnan.

kedua pelaku kini mendekam di Polres Gorontalo, untuk untuk pemeriksaan dan pengembangan kasusu tersebut. Empat orang diduga pelaku kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

“mereka ada enam orang, namun diduga yang melakukan hanya empat orang, saat ini pihak kepolisian sudah melakukan pengejaran terhadap empat pelaku tersebut. Terhadap empat pelaku, disarankan untuk menyerahkan diri, karena pihak kepolisian telah mengantongi identitas para pelaku.” Tegas Kukuh (DP/02)