Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

DKPP: Lima Menit di TPS Menentukan Lima Tahun Masa Depan Kita

DULOHUPA.ID- Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Muhammad menegaskan untuk seluruh perserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, dan masyarakat untuk menegakkan integritasnya masing-masing.

Bagi partai politik, menegakkan integritas itu adalah dengan memastikan bahwa calon yang diusungnya memiliki integritas, sehingga saat memimpin daerah tersebut, ia akan menepati janji dalam mensejahterakan rakyat. Sedangkan bagi masyarakat, integritas artinya menolak praktik politik uang, atau bentuk kecurangan lainnya.

“Jangan tidak peduli, lima menit di TPS menentukan lima tahun masa depan kita,” kata Muhammad pada acara Penguatan dan Pengarahan dalam Rangka Sinergitas Pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 di Masa Pandemi COVID-19 di Provinsi Gorontalo, Senin (16/11).

Sebetulnya kata Muhammad, bahwa kesuksesan dari pilkada serentak sendiri adalah tanggung jawab bersama. Artinya bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, bukan tanggung jawab masyarakat saja. Namun semua elemen berpartisipasi, dan bertanggungjawab.

Makanya kata dia, pihak-pihak lain membiarkan jajaran penyelenggara pemilu fokus dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dengan tidak mengganggu fokus jajaran KPU dan Bawaslu di daerah yang sedang melaksanakan pilkada, maka pihak-pihak lain telah melakukan salah satu tanggung jawabnya dalam menyukseskan pilkada tersebut.

“Jangan goda dia (penyelenggara pemilu). Biarkan potensi malaikatnya yang muncul, jangan sampai yang muncul justru potensi iblisnya,” tegas Muhammad.

Ia pun berpesan, agar seluruh penyelenggara pemilu, khususnya di Provinsi Gorontalo, tidak main-main dalam menjalankan tugasnya. Dengan tegas ia meminta seluruh penyelenggara agar tidak bermain-main dengan amanah untuk mewujudkan pilkada yang berintegritas.

“Kalau wasitnya fair, lawan yang kalah pun akan tersenyum karena merasa kalah terhormat, ada cipika cikipi. Dia pun akan menghormati netralitas dan independensi dari wasit itu,” ujarnya beranalogi.

Reporter: Jebeng