Untuk Indonesia

Diduga Korsleting Listrik, Alfamart di Limboto Nyaris Terbakar

Dulohupa.id- Karena terjadi hubungan arus pendek listrik (korsleting), sebuah gerai Alfamart di Kecamatan Limboto, nyaris terbakar siang tadi, Selasa (12/10/2021).

Indri Arsyad (25) , seorang warga yang berjualan di depan gerai Alfamart tersebut mengatakan, sekitar pukul 12.00 WITA, ia melihat meteran listrik mengeluarkan percikan api. 

“Saya lihat api sudah keluar dari saklar, jadi saya langsung berteriak minta tolong kepada warga yang ada di area toko,” ungkap Indri saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/10). 

Ia pun mengungkapkan, bahwa tepat di bawah meteran itu, terdapat generator set (genset) yang mudah terbakar. Karena itu, ia pun lantas memanggil karyawan toko.

Sementara Kepala Toko Alfamart Kayubulan, Rio Yusuf (24) asal Kota Gorontalo itu mengatakan, banyak pembeli di dalam toko serta sudah panik dengan keadaan dan langsung berlarian keluar toko. 

“Saya sudah lihat mereka panik, jadi saya langsung mengambil alat pemadam kebakaran dan langsung menyemprotkan ke titik api, karena api sudah agak membesar serta langsung menghubungi pihak PLN,” ungkapnya. 

Rio pun menjelaskan, bahwa hingga saat ini dirinya belum bisa mengestimasi berapa kerugian yang muncul akibat insiden tersebut.  

“Kalau kerugian belum dipastikan, ada banyak pembeli di dalam. Tapi pembeli belum sempat mengambil barang yang mereka beli, jadi kemungkinan hanya saklar itu saja yang rusak,” ujarnya. 

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Tim 4 PLN Kecamatan Limboto, Sukarman Mopanga mengatakan, bahwa kejadian tersebut sebetulnya akibat adanya lost kontak di dalam meteran. Dan karena meteran kondisinya tertutup, sehingga rawan panas. Hal itulah yang kemudian menyebabkan percikan listrik. 

“Jadi, akibat lost kontak di dalam meteran, sehingga percikan api keluar dan menimbulkan kabel yang berada disitu hangus. Tapi kejadian ini masih bisa diatasi dengan secepatnya. Untuk sekarang kami masih akan lakukan perbaikannya dan mengganti meter yang berada di toko,” tutup Sukarman.

Comments are closed.