Untuk Indonesia

Diduga Jual Telur Kadaluarsa, Disperindag Akan Turun ke Seluruh Alfamart di Kabupaten Gorontalo

Dulohupa.id- Buntut dari ditemukannya telur kadaluarsa di salah satu gerai Alfamart di Kabupaten Gorontalo, menyebabkan pihak dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) di wilayah tersebut, turun tangan. 

Kepada dulohupa.id, Kepala Disperindag Kabupaten Gorontalo, Gusti Tomayahu mengaku, akan turun bersama Balai Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) ke setiap gerai Alfamart. Pengecekan itu kata dia, akan dilakukan secepatnya. 

“Kami akan turun langsung bersama balai pom (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan di minimarket itu (Alfamart),” ungkap Gusti pada Senin (11/10). 

Tidak hanya akan melakukan inspeksi, pihaknya juga kata dia ke depan akan melakukan pengawasan ketat terhadap minimarket tersebut. Walaupun sebetulnya, tidak hanya Alfamart saja yang akan diinspeksi, melainkan minimarket lainnya di wilayah Kabupaten Gorontalo. 

Sebelumnya, sebuah video baru-baru ini viral di media sosial. Video itu direkam oleh seorang warga yang tampak memprotes pengawasan produk di alfamart. Dalam video berdurasi beberapa detik itu, perekam mengaku tak senang sebab, telur yang di jual di toko ritel raksasa di Indonesia itu, sudah kadaluarsa. Bahkan, sudah membusuk. Belakangan diketahui, lokasi alfamart dalam video itu di terletak di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo

Saat dikonfirmasi, Mega Pomalango (23), pegawai di Alfamart tersebut membenarkan adegan dalam video itu. Ia menjelaskan, bahwa memang benar ada seorang warga yang membeli telur pada tanggal 02 Oktober, kemudian protes dengan marah-marah pada besoknya. Sebab, telur yang ia beli sudah membusuk. 

“Konsumen itu membeli pada malam hari, kemudian di pagi harinya dia protes. Tapi kejadian ini sudah ada mediasi dari pihak konsumen dan pihak kami serta juga ada dari kepolisian, TNI, BPOM dan dari pemerintah setempat. Alhamdulillah sudah selesai, kami juga akan melakukan pengecekan secara ketat untuk barang-barang yang masuk, sehingga tidak akan terulang kembali lagi kejadian ini,” tutup Mega.**

Comments are closed.