Dulohupa.id – Puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Mapolres Pohuwato, Jumat (17/2) pagi. Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Pohuwato Bersatu itu mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku kasus penganiayaan wartawan ynag terjadi belum lama ini. Para wartawan juga meminta kepolisian untuk menseriusi kasus kekerasan pers tersebut.
Berbekal pengeras suara dan sejumlah poster kecaman aksi kekerasan pers. Aksi unjuk rasa wartawan Pohuwato itu berlangsung sejak pagi hari. Aksi ini sendiri merupakan buntut dari aksi dugaan pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang oknum karyawan PT IGL (Inti Global Laksana) terhadap Isran Doda, Wartawan Barakati.id. Isran diduga dipukul saat tengah meliput aksi unjuk rasa warga di PT IGL, Kamis (16/2).
“Sesama Pers tentu kita adalah teman, kerabat dan saudara. Menyikapi ini saya sangat tidak terima dan mengecam keras tindakan itu. sehingga kami meminta polisi untuk segera menangkap dan memproses hukum pelaku,” tegas Guslan Latarawe, Ketua SMSI Pohuwato, Jum’at (17/2)
Sebelumnya, Isran Doda salah seorang Wartawan Barakathi.id mengalami aksi kekerasan saat tengah meliput aksi unjuk rasa di PT IGL di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Kamis (16/2). Isran diduga dianiaya oleh Karyawan PT IGL berinisial VK. Hingga saat ini kasus tersebut tengah dalam penangana Kepolisian Resort Pohuwato.
Hendrik Gani











