Dulohupa.id – Kepolisian Resort (Polres) Pohuwato bakal segera memeriksa sejumlah pihak, atas dugaan kasus pemukulan terhadap salah seorang wartawan di Kabupaten Pohuwato. Kasus dugaan kekerasan pers tersebut, Saat ini telah masuk dalam tahapan penyelidikan.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono saat menerima aksi unjuk rasa puluhan wartawan Pohuwato, Jumat (17/2). Joko mengatakan, Kasus dugaan kekerasan pers di Pohuwato bakal menjadi salah satu prioritas penyelesaiannya oleh penyidik Polres Pohuwato. Sejumlah saksi yang hadir saat dugaan pemukulan terjadi juga akan segera dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik.
“Kasus tersebut akan menjadi salah satu tugas prioritas Polres Pohuwato. Pada dasarnya kami juga menolak premanisme ataupun intimadasi kepada rekan-rekan jusrnalis. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan dan akan kita panggil sejumah saksi-saksi yang ada di lapangan,” ujarnya.
Namun demikian, Joko juga meminta kepada para wartawan agar tetap menjaga diri saat melakukan peliputan.
“Saya sudah sampaikan ke Kasat Reskim untuk mempercepat penanganannya. Sama-sama sebagai orang lapangan, Saya berharap rekan-rekan jurnalis tetap hati-hati dan waspada saat berada di lapangan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kamis (16/2), Isran Doda salah seorang wartawan Barakathi.id diduga menjadi korban penganiayaan saat tengah meliput aksi unjuk rasa di PT IGL, Pohuwato. Akibatnya, hingga kini Isran Doda mengalami trauma.
Redaksi











