DULOHUPA.ID- Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, membeberkan sejumlah keunggulan pengadaan barang dan jasa lewat elektronik katalog (e-katalog), dalam Workshop Katalog Elektronik (e-Katalog) Daerah Provinsi Gorontalo secara virtual di ruang kerjanya kompleks kantor gubernur, Rabu (25/11)
“Keunggulan dari e-Katalog ini memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pengadaan untuk kebutuhan instansi, waktu pengadaan lebih efisien dan tentu sumber dayanya juga (termasuk efisiensi anggaran), lebih transparan dan akuntabel,” ungkap Darda dalam kesempatan tersebut.
Dengan berbagai keunggulan itu, Darda berharap e-katalog menjadi instrument baru dalam menciptakan pengadaan barang/jasa pemerintah yang terbuka dan efisien.
Menurutnya, pengadaan barang/jasa pemerintah mempunyai peranan penting dalam rangka peningkatan pelayanan publik serta pengembangan perekonomian nasional dan daerah. Sehingga diperlukan pengaturan yang memberikan manfaat atau nilai tambah dan bisa memberikan kontribusi dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
“Selama ini kita sudah melakukan kajian evaluasi barang dan jasa dalam katalog elektornik daerah seperti jasa keamanan, jasa kebersihan, sewa kenderaan, pakaian dinas, dan makan minum. Tentunya ini perlu penguatan sehingga kita tidak perlu lagi pengadaan barang jasa di luar e-Katalog,” tambah Darda.
Sebelumnya, Plt Kepala Biro Pengadaan setda Provinsi Gorontalo Meykowati Isa dalam laporannya Mengatakan tujuan workshop ini untuk menyamakan persepsi mengenai makna dan filosopi katalog elektronik khususnya katalog daerah atau katalog local.
Selain itu, juga memberikan gambaran terhadap proses katalog daerah Provinsi Gorontalo. Kata Meykowati, saat ini katalog tersebut dalam proses pencantuman rumah komoditas katalog.
Adapun komoditas yang akan diimplementasikan pada kegiatan tahun 2021 antara lain untuk komoditas jasa kebersihan, jasa keamanan, sewa kenderaan, pakaian dinas dan makan minum.
“Di tahun 2016 katalog lokal sudah kita buat untuk produk aspal, di tahun 2019 berkontrak dan berakhir di 2020. Selanjutnya untuk 2020 ini kami sudah mulai mengembangkan e-Katalog lokal produk baru. (saat ini) sudah dalam proses menunggu pencantuman rumah komoditas dari LKPP. Kita berharap pada awal tahun 2021 kita sudah bisa melakukan e katalog local,” ucap Meykowati
Peserta workshop terdiri dari pelaksana pengadaan barang dan jasa, KPA, PPTK, Kasubag Perencanaan serta pejabat pengadaan.
Reporter: SIRI/adv












