Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Ciptakan Toleransi dan Kerukunan, Kemenag Gorontalo dan Polda Gorontalo Dorong Moderasi Beragama

×

Ciptakan Toleransi dan Kerukunan, Kemenag Gorontalo dan Polda Gorontalo Dorong Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id- Kementerian Agama Provinsi Gorontalo melibatkan institusi-institusi terkait seperti Polda Gorontalo, dalam menciptakan toleransi dan kerukunan di wilayah tersebut. Tak hanya itu, juga Binda Gorontalo, FKPT Gorontalo, Kejaksaan Tinggi Gorontalo, dan Kesbangpol Provinsi Gorontalo.

Moderasi beragama sendiri merupakan sebuah keharusan dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara. Yakni, dengan memahami dan mengamalkan agama agar selalu pada jalur yang moderat. Artinya, tidak berlebih-lebihan dan tidak ekstrem. Moderasi beragama berada pada dua sisi cara pandang terhadap instrumen-instrumen keagamaan, yakni tekstual dan kontekstual.  

“Pemahaman agama secara tekstual dengan mengabaikan konteks pesan yang dikandungnya berpotensi melahirkan sikap eksklusivisme, fundamentalisme dan radikalisme dalam beragama. Sedangkan pemahaman kontekstual yang terlalu mendewakan nalar dalam memahami teks sangat berpotensi melahirkan sikap liberalisme dalam beragama,” ungkap Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung,.

Menurutnya, tindakan preventif dan represif terhadap pemahaman-pemahaman eksklusivisme terhadap agama mutlak diperlukan. Tindakan preventif tersebut bertujuan untuk menjaga disintegrasi bangsa yang selalu dibalut melalui pertarungan politik dan konflik sosial antar kelompok. Tentunya hal ini menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat di Gorontalo yang mengusung adat bersendikan sara’ dan sara’ bersendikan kitabullah tetap langgeng dan terterima di seluruh lapisan masyarakat.

Dengan Polda Gorontalo misalnya, hubungan kerjasama dalam hal moderasi beragama sangat intens dilakukan terutama pada dua tahun terakhir ini. Pola sinergitas yang dilakukan dibuktikan dengan intensnya pertemuan pimpinan kedua lembaga tersebut. 

Polda Gorontalo sering melibatkan Kementerian Agama untuk memfasilitasi penyediaan Imam dan penceramah tarawih khusus di bulan ramadhan di masjid Polda Gorontalo. Demikian pula permintaan para da’i pada kegiatan Binrohtal setiap hari kamis dan khatib Jumat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementerian Agama hanya merekomendasikan para da’I dan penceramah alumni kegiatan Bimtek Peningkatan Kualitas Para Da’I dan Penceramah Tingkat Provinsi yang telah dibina oleh Kementerian Agama Gorontalo tahun 2021.

“Hal tersebut menunjukan bahwa Polda Gorontalo membuka diri terhadap pentingnya pembinaan rohani dan mental para polisi melalui pendekatan nilai dan agama untuk menguatkan pelaksanaan tugasnya,” ungkap Akhmad Wiyagus. 

Reporter: Has