Dulohupa.id – Cek kesiapan tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga menyebut TPS yang ada di Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat belum memiliki kesiapan.
“Kami menemukan TPS di Desa Bumbulan belum ada kesiapan, saya sudah tekankan kepada camat dan plt kepala desanya itu pukul 03.00 WITA progresnya sudah 75 persen. Alhamdulillah desa yang lain sudah bagus kesiapannya,”tegas Bupati Saipul Mbuinga, saat ditemui di kantor Camat Duhiada’a, Selasa (9/8/2022).
Diketahui pada hari Rabu (10/8/2022) di wilayah Kabupaten Pohuwato melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di 135 TPS yang tersebar dari 62 desa di 13 kecamatan.
Bupati Saipul mengaku, saat ini pihaknya baru melakukan pengecekan di empat kecamatan, yaitu, Kecamatan Paguat, Dengilo, Buntulia, dan akan dilanjutkan saat ini juga sampai di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato.
“Ini belum keseluruhan, kita baru melewati, Kecamatan Paguat, Dengilo, Buntulia, dan Duhiada’a ini kecamatan keempat. Tingkat kesiapannya kita belum tahu secara keseluruhan dari 62 yang melaksanakan Pilkades,”sambungnya.
Saipul juga menjelaskan nanti pada pukul 03.00 WITA pendistribusian kotak suara ke setiap TPS akan disalurkan oleh pihak panitia. Dan penyaluran surat panggilan kepada Daftar Pemilih Tetap (DPT) kata dia juga sudah selesai di distribusikan.
“Untuk pendistribusian kotak suara nanti pada pukul 03.00 WITA, dan pendistribusian surat panggilan kepada DPT yang ada sudah disalurkan,”imbuhnya.
Saat di konfirmasi secara terpisah, ketua panitia Pilkades Desa Bumbulan, Fikram Djibu menjelaskan saat ini TPS di desanya terus dipersiapkan, dan berjanji hari ini progresnya sudah rampung.
“Kita sementara pengerjaan dan hari ini pasti sudah selesai,”ujarnya.
Hadir dalam pengecekan TPS di tiap-tiap desa, yaitu, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, Wakil Bupati Suharsi Igirisa, asisten pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat, Arman Mohamad, kepala Dinas PMD, Musna Giasi dan seluruh jajaran Forkompinda.
Reporter: Hendrik Gani











