Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
CEK FAKTAHEADLINEPemilu 2024POLITIK

Cek Fakta: Gibran Sebut Sudah Ada Investor untuk Pembangunan IKN

161
×

Cek Fakta: Gibran Sebut Sudah Ada Investor untuk Pembangunan IKN

Sebarkan artikel ini
Gibran IKN
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dalam debat Cawapres Pilpres 2024. Foto/KPU

Dulohupa.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) tidak 100 persen menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Gibran mengklaim sudah ada sejumlah perusahaan swasta di Indonesia yang telah berinvestasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Gibran mengatakan, di antara perusahaan-perusahaan itu adalah Mayapada dan Agung Sedayu.

“Sudah banyak yang masuk, Mayapada, Agung Sedayu. Dan ini akan tambah lagi, mungkin setelah Pilpres, karena pasti akan wait and see melihat stabilitas politik di Indonesia,” kata Gibran, dalam acara Debat Cawapres yang digelar KPU, Jumat 22 Desember 2023. Benarkah klaim yang disampaikan Gibran tersebut?

Hasil Penelusuran

Dilansir dari situs resmi DPR RI, diketahui bahwa pembangunan IKN diperkirakan akan memakan biaya hingga Rp466 triliun dan sebesar 30 persen pembiayaannya berasal dari kocek negara alias APBN.

“Kita tahu bahwa desain dari pembiayaan IKN yang dari awal itu adalah hanya sebagian kecil, 30 persen yang dikeluarkan APBN sisanya adalah swasta. Tapi kita paham bahwa swasta akan masuk trigger kalau ada beberapa kondisi tertentu yang terpenuhi. Nah desain kebijakan inilah yang sebetulnya sangat penting untuk kelanjutan dari pada proses IKN,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan RI di Gedung Nusantara I.

banner