Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Pustuskan WNA Tidak Bisa Masuk Lagi Ke Gorontalo

Dulohupa.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempertimbangkan penutupan semua akses masuk baik darat, laut dan udara. Termasuk menutup akses masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) masuk Gorontalo, yang mulai efektif tanggal 31 Maret 2020.

“Pelarangan masuk WNA sudah dirapatkan kemarin, surat edarannya juga sudah ada. Mulai Selasa besok, WNA tidak boleh lagi ada yang masuk. Mereka yang sudah di Gorontalo tidak boleh lagi keluar”, tegas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Minggu (29/03/2020).

Rusli menambahkan, soal imbauan bagi warga Gorontalo di luar daerah untuk tidak mudik, menjadi upaya pencegahan dari pemerintah daerah. Menurutnya, perlu ada kesadaran bersama bahwa penularan corona akan semakin besar jika mereka yang terpapar mudik lalu pualang ke Gorontalo.

“Hari ini kita buka ruang isolasi di Kampus I Badan Diklat, prioritasnya untuk TKI asal Gorontalo yang bekerja di luar negeri. Ada enam orang TKI dari Jepang yang kita isolasi di sana. Tidak menutup kemungkinan semua orang yang memaksa datang Gorontalo akan kita lakukan hal serupa”, tambahnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus siaga di setiap perbatasan untuk melakukan rapid test setiap orang yang hendak masuk ke Gorontalo. Alat ini diharapkan, bisa segera mengetahui penumpang yang terpapar atau tidak. Walaupun, hasil tes tersebut masih membutuhkan tes lanjutan untuk memastikannya. (adv)