Dulohupa.Id – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu mengungkapkan rasa apresiasi kepada para insan Bidan yang sudah bekerja maksimal di tanah Gorontalo Utara. Hal ini menyusul karena organisasi Ikatan Bidan Indinesia (IBI) dinilai berhasil masuk dalam International Confederation of Midwives (ICM) atau Konfederasi Bidan Internasional.
Hal ini diungkapkan secara umum pada pelakksanaan acara peringatan HUT IBI ke72 yang dirangkaikan dengan bulan bhakti di halaman Puskesmas Anggrek Gorontalo Utara.
Dalam sambutannya Bupati menuturkan, secara umum jasa para bidan sudah sepantasnya diacungi jempol. Kehadiran Bidan merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, karena jasa mereka yang berusaha memberikan pelayanan baik secara maksimal dalam proses persalinan menjadi tugas mulia.
“Jika usia IBI tersebut sudah berusia 72 tahun, maka profesi Bidan adalah profesi tertua dan seumuran dengan umur manusia, karena orang yang lahir pertama itu pasti dibidani oleh bidan, makanya usia bidan itu sebetulnya kurang lebih sudah sekitar 3 juta tahun sebelumnya. Karena prediksi para sejarawan, usia manusia itu 3 juta tahun yang lalu, makanya bidan ini adalah profesi tertua di dunia,” ungkapnya.
Bupati berharap, kegiatan yang dikemas pada gebyar pelayanan Keluarga Berencana (KB) itu, akan menjadi suatu moment menumbuhkan semangat kerja mulia oleh para bidan untuk terus mengabdikan dirinya untuk masyarakat sehat dan sejahtera.
“IBI merupakan organisasi yang sangat luar biasa, karena hanya dalam usia 5 tahun IBI sudah masuk dalam International Confederation of Midwives (ICM) atau Konfederasi Bidan Internasional. Olehnya ini akan menjadisemangat baru para bidan untuk terus memberikan pelayanan yang ikhlas dan ramah kepada setiap ibu ibu hamil yang mebutuhkan pendapingan menujuproses persalinan,” harapnya.
Ia juga menambahkan, bahwa pelayanan bidan dianggap penting dan sangat manusiawi terhadap penyeleamatan proses persalinan.
“Kalau di Gorontalo, Bidan dikenal dengan Hulango atau Biang. Kenapa disebut Biang, karena memang dia penyebab. Seperti kami yang lebih tua ini adalah produk dari dunito, yaitu tali pusat kami itu pasti dipotong dengan dunito, yakni bambu yang diambil bagian tajamnya untuk memotong tali pusat. Makanya perjuangan Bidan ini lebih berat untuk menyelamatkan anak manusia,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh Pengurus dan Anggota IBI Cabang Gorut yang terus melakukan pengabdian terbaik kepada masyarakat, baik sebagai tugas negara maupun tugas kemanusiaan.
“Kami juga mengucapakan terima kasih kepada semua yang hadir pada kesempatan ini, yang telah menjadi bagian dalam pelaksanaan Bulan Bhakti dan peringatan HUT ke-72 IBI di Gorontalo Utara. Tentu tugas kita ini sangat mulia, karena menjadi bagian dari agenda strategis nasional dalam rangka meghasilkan generasi-generasi yang sehat dan bebas stunting,” pungkasnya.
Pantauan Dulohupa.Id, Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua IBI Provinsi Gorontalo Ridha Hafid, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Gorut Mariyati Mohamad, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorut Hamzah Sidik Djibran, serta para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Adv/An











