Untuk Indonesia

Bukan Karena Radiasi, Ini Fakta Meninggalnya Pria Asal Dulamayo

Dulohupa.id- Isran Hadiri, pria berusia 21 tahun warga Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo yang ditemukan sudah tidak bernyawa pada Selasa (2/2) oleh orang tua korban di rumah saudaranya di Desa Molawahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, ternyata memiliki penyakit bawaan.

Sebelumnya, sejumlah spekulasi beredar, bahwa Isran meninggal karena radiasi dari ponselnya. Sebab dari informasi yang beredar, saat ditemukan meninggal, Isran masih menggunakan headset.

Kapolsek Tibawa, Iptu Abdu Syafi menjelaskan, bahwa dari keterangan keluarga, Isran sudah tidur sendiri di rumah saudaranya bernama Riana Husain tersebut sejak pukul 23:00 WITA kemarin. Namun saat ibu Isran membangunkannya, ia rupanya sudah tidak bernyawa.

“Meninggalnya menurut keterangan dokter dan keterangan orang tua korban bukan meninggal karena headset, tapi memang korban memiliki penyakit dalam yakni, sesak nafas dan epilepsi (kejang – kejang),” ungkap Abdus kepada Dulohupa.id, Selasa siang tadi.

Baca Juga:  Alasan Pemuda Gorontalo Tolak Kedatangan Rizieq Shihab

Kata Abdus, Isran tidak sedang menggunakan headset saat ditemukan meninggal. Ia pun mengungkapkan, bahwa bisa jadi Isran telah meninggal sejak malam dini hari, namun baru diketahui pada pagi hari pukul 08:00.

“Rencana visum namun dari pihak keluarga tidak mengijinkan dan sudah menerima dgn ikhlas musibah ini,” pungkasnya.

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.