Dulohupa.id – Ketua Insinyur Kabupaten Gorontalo, Ir Rahmat Libunelo, ST, M.T memberikan ucapan selamat kepada AR. ABD. Razak Febrianto Karinda yang terpilih sebagai ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Gorontalo periode 2025-2028.
Razak resmi nahkodai IAI Gorontalo setelah berhasil menggeser lawannya Ar. Rizal Mahanggi, ST, MT pasca pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muspro) II IAI Gorontalo di Hotel Fox, Kota Gorontalo, Minggu (27/7/2025). Kegiatan itu dibuka langsung, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Rahmat mendorong ketua IAI Gorontalo terpilih memajukan daerah lewat profesionalisme dalam karya arsitektur yang bisa bersinergi pemerintah maupun di lembaga terkait lainnya.
Dosen Teknik Sipil itu berharap ketua yang baru dapat memberikan warna dan percepatan dalam layanan kepada anggota, serta mendorong kegiatan bertaraf Nasional hingga internasional di Gorontalo.
“Kami juga berkomitmen untuk mendukung IAI Gorontalo dalam mencapai visi misi dari ketua terpilih,” ucap Rahmat.
Rahmat menekankan pentingnya meningkatkan jumlah arsitek profesional di Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang terus berkembang. Ia juga menyerukan kolaborasi lintas profei Arsitek dan Insiyur, baik Insinyur Sipil mesin dan Elektro untuk perlu ditingkatkan agar produk rancangan Arsitek Komprehensif dari Perspektif keinsiyuran.
Rahmat meyakini kolaborasi lintas profesi membawa Perspektif yang konfrenshif pada suatu karya arsitektural.
“Saya percaya Adung Karinda, beliau ini senior saya angkatan 2008 di UNG dan juga mantan ketua Senat.
Ir Rahmat yang juga Pakar bidang transportasi dan struktur itu mengucapkan terima kasih kepada ketua IAI Gorontalo periode sebelumnya, Ar. Erick Yohanes, ST, M.Sc. Ia menilai Erick telah berhasil membawa marwa organisasi secara positif.
“Terima kasih atas dedikasinya, diharapkan dapat memeberikan saran ataupun masukan kepada pengurus yang baru,” harap Rahmat/
Sementara Gubernur Gorontalo mengapresiasi tema yang diangkat pada Musprov IAI ini, yakni “Gorontalo Architecture for Heritage, Ethics, and Advance Design” yang artinya Arsitektur Gorontalo untuk Warisan, Etika, dan Desain Maju.
“Kita harus memiliki ciri khas produk arsitektur Gorontalo yang maju dan modern, tetapi tetap mengandung nilai-nilai budaya daerah,” kata Gusnar
Gusnar mengutarakan, arsitektur adalah hulu dari semua pembangunan infrastruktur yang terus digencarkan oleh pemerintah. Menurutnya, arsitek memiliki posisi yang sangat strategis dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Gorontalo.
“Oleh karena itu pegang teguh jati diri arsitek yang memiliki nilai etika dan berintegritas. Saya yakin dan percaya teman-teman arsitek sudah memiliki gambaran wajah Gorontalo tahun 2045,” pungkasnya.
Redaksi











