Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Beternak Jangkrik, Alternatif Bisnis yang Menguntungkan di Tengah Pandemi

Dulohupa.id- Pelbagai macam bisnis muncul di tengah pandemi. Hal tersebut karena buah kreativitas yang didorong oleh perekonomian yang melemah. Seperti yang dilakukan oleh Maskun J Po’oe, warga Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo.

Alih-alih membudidayakan tanaman ataupun ikan, pria 32 tahun ini justru tertarik beternak jangkrik alam. Kepada Dulohupa.id Maskun mengungkapkan, bahwa beternak jangkrik bisa dibilang adalah bisnis yang menguntungkan di tengah pandemi. Ia pun menceritakan bahwa sejak dua bulan lalu menggeluti bisnisnya tersebut.

Dengan bermodalnya uang sebesar 600 ribu rupiah, ia mengaku membeli satu kilo telur yang dipesannya dari luar daerah. Telur-telur jangkrik yang dibelinya itu sudah siap menetas.

“Saya berinisiatif sendiri, karena saya lihat gampang untuk membudidayakan hewan jangrik dan ini yang pertama kali,” ungkap Maskun, Kamis (12/11).

Kata Maskur, bahwa memang peluang usaha beternak jangkrik sangat menguntungkan dan menjanjikan. Sebab, permintaan jangkrik saat ini sudah semakin meningkat di pasaran. Biasanya untuk menjadi pakan hewan peliharaan seperti burung ataupun ikan.

Sudah menguntungkan, beternaknya pun sangat mudah. Kata Maskur, dirinya hanya menyediakan sayuran untuk pakan jangkrik. Sementara telurnya dapat menetas dalam sembilan hingga sepuluh hari.

“Jadi saat ini saya sudah lagi memesan dari luar untuk telurnya, jadi saya sudah budidayakan hewan tersebut,” tambahan

Lebih lanjut kata Maskun, jangkrik diperjualbelikan dengan hitungan per ons. Harga per onsnya kata dia mencapai 20 ribu rupiah. Pembelinya pun kata dia tidak hanya di wilayah Kabupaten Gorontalo, namun dari kabupaten lainnya.

“Sampai saat ini bisnis ini sangat membantu saya dan keluarga saya, apalagi di tengah pandemi COVID-19 sekarang ini,” tutup Maskun.**

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).