Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Bapenda Targetkan Rp139 Miliar PAD Kota Gorontalo di Tahun 2026, Capaian Sudah 62 Persen

×

Bapenda Targetkan Rp139 Miliar PAD Kota Gorontalo di Tahun 2026, Capaian Sudah 62 Persen

Sebarkan artikel ini
PAD Kota Gorontalo
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Gorontalo, Zamroni Agus. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Gorontalo memiliki target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar ditahun 2026. Meski begitu, langkah-langkah optimalisasi terus diupayakan guna mencapai target yang ditentukan pada tahun ini.

Kepala Bapenda Kota Gorontalo, Zamroni Agus mengungkapkan bahwa ada kenaikan target capaian sebesar 20 persen di tahun ini jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Bapenda ini dibentuk pada tahun 2025 akhir, kemudian efektif melaksanakan fungsi pemungutan pajak daerah itu sejak Januari tahun 2026. Nah, Bapenda ini fokusnya pada pemungutan pajak daerah,” ujar Zamroni kepada Dulohupa saat ditemui pada Rabu (12/08/2026).

“Kemudian untuk tahun 2026 memang kita ada target kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan dengan target pada tahun 2025,” lanjutnya.

Menurut Zamroni, kenaikan capaian target ini didasari karena adanya pengurangan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang kurang lebih sebesar Rp127 miliar.

“Dan tentunya ini kalau tidak ada upaya dari pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan, akan sangat berpengaruh pada layanan pemerintah kepada masyarakat, akan sangat berpengaruh pada kegiatan atau proses pembangunan,” ucapnya.

“Maka berdasarkan kesepakatan pemerintah dengan DPRD, kita menaikkan 20 persen dari PAD sehingga sekarang ini untuk total PAD kita targetnya adalah kurang lebih 447 miliar,” sambungnya Zamroni.

Dari total kenaikan capaian PAD Kota Gorontalo di tahun 2026 yang sebesar Rp447 miliar itu, Bapenda menyumbang sekitar Rp139 miliar nantinya.

“Nah untuk Bapenda sendiri pajak naik dari 116 miliar menjadi 139 miliar. Jadi cukup besar kenaikannya tapi Alhamdulillah saat ini on track progress pencapaian pajak kita sesuai dengan yang kita harapkan,” ungkap Zamroni.

Hingga saat ini menurut Zamroni, progres capaian Bapenda yang ditargetkan pada tahun ini sudah diangka 62 persen atau sekitar Rp86,18 miliar.

“Kalau sekarang posisi kita sudah berada pada sekitar 62 persen capaian. Itu akan dimaksimalkan, Insya Allah kita akan berupaya sekuat tenaga,” kata Zamroni.

Ditengah gencarnya upaya Bapenda dalam hal pemungutan pajak daerah, namun nyatanya dilapangan tak selalu berjalan mulus. Kata Zamroni, tantangan ditengah masyarakat cukup nyata, ada yang patuh membayar namun pula ada yang ngeyel tak membayar.

“Ada yang memang patuh sebagai wajib pajak, ada yang cuek. Sementara pajak ini merupakan ujung tombak dari upaya pemerintah untuk mencari sumber dana bagi pembangunan daerah,” jelas Zamroni.

“Saya berharap masyarakat sebagai wajib pajak termasuk para pengusaha yang berkaitan dengan pajak daerah, ini memiliki kepedulian dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyetoran pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya tutup.

Reporter: Yayan