Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Bangun Outlet Tanpa Izin, Pemda Bone Bolango Tegur Indomaret

Dulohupa.id– Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melayangkan surat teguran ke pihak manajemen Indomaret. Peringatan dari pemerintah daerah  ini merupakan buntut dari pembangunan salah satu gerai milik indomaret yang ternyata belum mengantongi izin dari dinas terkait Pemerintah daerah Kabupaten Bone Bolango.

Surat teguran bernomor 007/SET-BB /138 /VI /2020 tertanggal 2 Juli 2020 itu, ditujukan kepada PT Indomarco Prisma Tama, yang merupakan manajemen pengelolaan Indomaret di Gorontalo. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah daerah bahkan akan mengambil tindakan tegas dengan tidak akan mengeluarkan izin operasi, jika tidak mengindahkan surat  teguran itu.

“Kalau indomaret ingin berinvestasi di bone bolango harus taat azas dan taat aturan yang berlaku, diselesaikan dulu semua prosedur perizinan dengan pemerintah daerah baru memulai aktivitasnya, bukan sebaliknya melakukan pembangunan duluan baru mengurus perizinan dengan pemerintah daerah, ” tegas Kepala dinas DPMPTSP-TK Kabupaten Bone Bolango, Djumaidil .

Lebih lanjut Djumaidil mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tidak akan pandang bulu dalam penegakan aturan, utamanya mengenai penyelenggaraan perizinan pemanfaatan tata ruang dan pengendalian ruang, yang sudah tertera jelas dalam Peraturan daerah nomor 8 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten Bone Bolango tahun 2011-2031,

“Dalam pengurusan izin lokasi agar tidak membangun kegiatan fisik sebelum ada izin dari pemerintah kabupaten Bone Bolango,” tambahnya.

Selain itu menurut Djumaidil, setiap bangunan yang akan dibangun juga harus menyesuaikan dengan perkembangan tata ruang pada rencana tata ruang wilayah kabupaten Bone Bolango.

“Selama melakukan kegiatan pembangunan kabupaten Bone Bolango PT Indomarco Prisma Tama telah melakukan beberpa pelanggaran sehingga melalui surat ini sebagai peringatan terakhir jika melanggar maka proses pengeluaran izin tidak akan diterbitkan,” Tandasnya. (DP-02)