Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO

Basarnas Gorontalo Antisipasi Potensi Kecelakaan Kapal di Teluk Tomini

×

Basarnas Gorontalo Antisipasi Potensi Kecelakaan Kapal di Teluk Tomini

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Basarnas
Penandatanganan dokumen rencana kontingensi kecelakaan kapal di perairan Teluk Tomini Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo melaksanakan rapat koordinasi Search and Rescue (SAR) Daerah guna mengantisipasi terjadinya potensi kecelakaan kapal di perairan Teluk Tomini, Rabu (01/11/2023).

Rakor ini juga merupakan upaya meningkatkan soliditas antara Basarnas bersama TNI, POLRI, serta instansi kedinasan mAUPUN stakeholder terkait dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan oprasi SAR gabungan terkait dengan potensi kecelakaan kapal di wilayah Teluk Tomini Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan dokumen rencana kontingensi kecelakaan kapal di Teluk Tomini. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen seluruh Stakeholder terkait dalam mengantisipasi dan menghadapi pontensi terjadinya kecelakaan kapal.

“Kegiatan ini juga tidak terlepas dari bagaimana kepala Kantor Basarnas Gorontalo untuk mengidentifikasi terkait dengan potensi kecelakaan, baik tantangan maupun hambatan dalam pelaksanaan oprasi SAR gabungan. Dengan demikian kita bisa menemukan solusi dari kendala selama ini dalam melaksanakan oprasi SAR,” Jelas Direktur Oprasi Basarnas, Brigadir Jendral TNI (Mar) Edy Prakoso.

Basarnas Gorontalo
Pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi SAR Daerah oleh Basarnas Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa kontingensi merupakan bagaimana kemudian masing-masing Stakeholder dapat berupaya apabila terjadi bencana di Gorontalo. Dalam artian, masing-masing Stakeholder telah mengetahui apa yang harus dilaksanakan dan dibuat terkait terjadinya kecelakaan, khususnya kecelakaan kapal di Teluk Tomini.

“Potensi kecelakaan kapal di Gorontalo cukup tinggi, selain kemungkinan terjadinya gempa, banjir, maupun tanah longsor. Sehingga untuk mengantisipasi potensi tersebut, kita melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dari TNI, Polri, dinas terkait, BMKG, BPBD, dan instansi terkait lainnya,” Ungkap Brigadir Jendral TNI (Mar) Edy Prakoso.

Basarnas
Rapat Koordinasi SAR Daerah terkait potensi kecelakaan kapal di perairan Teluk Tomini Gorontalo.

Selain berfokus pada antisipasi dalam menghadapi terjadinya kecelakaan kapal, kantor SAR Gorontalo juga secara bersamaan melaksanakan pelatihan SAR Satuan di bangunan runtuh. Pelatihan tersebut dinilai sebagai dampak kemungkinan terjadinya Gempa di wilayah Gorontalo yang berpotensi menimbulkan bangunan runtuh.

Oleh karena itu, Kepala kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto menilai bahwa perlu adanya peningkatan propesionalisme anggota dalam rangka melaksanakan oprasi SAR gabungan. Setidaknya ada sebanyak 22 peserta yang akan mengikuti pelatihan SAR satuan di bangunan runtuh.

Reporter: Kris