Dulohupa.id – Sekretaris DPRD Kota Gorontalo, Nurahman Rais Monoarfa mengawal pelaksanaan Musyawarah Rencana Anggaran Daerah (Musrenbangda) guna mengantisipasi “Penumpang Gelap” pada rencana anggaran Kota Gorontalo Tahun 2023. Nurahman menyebutkan, kehadiran DPRD Kota Gorontalo dalam setiap Musrenbangda yang berlangsung di tingkat kecamatan bertujuan untuk mengawal setiap rencana program. Agar nantinya tidak terjadi tumpang tindih Pokok-pokok Pikiran (e-Pokir) DPRD Kota Gorontalo.
“Kehadiran DPRD disini bertujuan untuk melihat program apa saja yang dibahas pada Musrenbangda di tingkatan kelurahan maupun tingkat kecamatan. Agar tidak terjadi tumpak tindih dengan e-Pokir DPRD,” ungkap Nurahman usai menghadiri Musrenbangda Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, Kamis (17/2/22) di Rumah Tepi Sawah.
Lebih lanjut Nurahman mengungkapkan, selain mengantisipasi adanya tumpang tindih program antara RKPD dan e-Pokir. Pihaknya juga mengantisipasi adanya “Penumpang Gelap” pada program kerja pemerintah Kota Gorontalo.
“Penumpang gelap disini maksudnya, adanya pekerjaan yang tidak ada dalam penganggaran namun ada dalam pelaksanaannya. Hal-hal seperti inilah yang terkadang menimbulkan persoalan di lapangan,” tuturnya.
Menurutnya, segala bentuk program pemerintahan sudah selayaknya dilaksanakan secara transparan, baik dalam perencanaan penganggaran maupun pelaksanaan di lapangan. Nurahman juga berharap Musrenbangda dapat menampung aspirasi masyarakat, sehingga hal-hal yang dibutuhkan masyarakat di lapangan itu tersampaikan dan terlaksana.
Reporter: Rinaldi Julfirman











