Gorontalo – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memacu penyelesaian berbagai agenda kerja menjelang penutupan tahun 2026. Seluruh tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan UNG didorong untuk memastikan setiap program dan tanggung jawab pekerjaan dapat dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan.
Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum (BKKU) UNG, Arief Rachman Hakim Abdul, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa optimalisasi kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan seluruh program universitas berjalan sesuai perencanaan.
Menurutnya, periode menjelang akhir tahun bukan sekadar waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi setiap unit kerja untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program selama 2026.
Ia meminta seluruh tendik lebih cermat dalam mengidentifikasi pekerjaan yang belum selesai, menentukan skala prioritas, serta memperkuat tanggung jawab terhadap tugas masing-masing.
Arief menekankan bahwa produktivitas pegawai harus berjalan beriringan dengan kualitas hasil pekerjaan. Karena itu, setiap tendik diharapkan tetap mengedepankan kedisiplinan, ketelitian, dan kepatuhan terhadap prosedur dalam menjalankan tugas.
Selain itu, koordinasi lintas unit menjadi perhatian penting. Menurut Arief, penyelesaian sejumlah agenda universitas membutuhkan keterlibatan dan komunikasi yang baik antarpihak agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan program.
Ia juga mengingatkan agar pegawai tidak menunda pekerjaan, terutama terhadap tugas-tugas yang memiliki target penyelesaian pada akhir tahun. Pembagian tanggung jawab yang jelas dan komunikasi yang efektif dinilai dapat membantu mempercepat penyelesaian berbagai agenda kerja.
Upaya optimalisasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada pencapaian target tahunan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan administrasi dan operasional universitas.
Melalui penguatan produktivitas, kedisiplinan, dan sinergi tenaga kependidikan, UNG berharap seluruh program kerja 2026 dapat dituntaskan secara maksimal. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal penting dalam mempersiapkan pelaksanaan program dan peningkatan kualitas layanan universitas pada 2027.











