Dulohupa.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena kilatan cahaya terang yang disusul suara dentuman keras di Gorontalo pada Sabtu (12/9/2026) dini hari terdeteksi oleh jaringan pemantau gempa bumi.
Peralatan seismograf BMKG berhasil mendeteksi adanya sinyal seismik akibat getaran yang dirasakan oleh masyarakat. Sinyal tersebut terekam secara jelas pada dua stasiun pengamatan (site), yaitu TGCM dan KGCM.
Kendati sinyal getaran bertepatan dengan rentang waktu kejadian sekitar pukul 00.14–00.20 WITA, pihak BMKG masih melakukan kajian mendalam untuk menentukan titik pasti lokasi maupun penyebab utama fenomena tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika kelas II Gorontalo, Dr. Andri Wijaya menjelaskan bahwa sinyal gelombang yang terekam pada peralatan seismograf di site TGCM dan KGCM memiliki karakteristik yang khas sehingga membutuhkan analisis rinci.
“Peralatan seismograf BMKG mendeteksi adanya sinyal seismik akibat getaran yang dirasakan oleh masyarakat di site TGCM dan KGCM,” ujar Andri.
Sebelumnya, warga di Kota Gorontalo dan sekitarnya dikagetkan oleh munculnya berkas cahaya terang menyilaukan di langit malam yang disusul suara dentuman keras. Peristiwa ini sempat memicu spekulasi di tengah masyarakat mengenai dugaan jatuhnya benda antariksa seperti meteor.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. BMKG bersama instansi terkait terus melakukan pengolahan data untuk memberikan kepastian informasi mengenai fenomena tersebut.
Reporter: Pino











