Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengakselerasi langkah strategis untuk merevitalisasi Pulo Cinta sebagai destinasi wisata unggulan. Upaya ini dilakukan guna menghidupkan kembali kawasan wisata yang sebelumnya dikenal sebagai ikon wisata romantis bertaraf internasional.
Pulo Cinta yang terletak di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, dikenal memiliki bentuk menyerupai simbol hati serta panorama laut yang eksotis. Destinasi ini sempat menarik perhatian wisatawan dan dijuluki sebagai “Maldives-nya Indonesia”.
Namun, aktivitas pariwisata di kawasan tersebut terhenti setelah badai ekstrem pada 2021 merusak sebagian besar fasilitas, termasuk cottage dan sarana penunjang wisata lainnya.
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan investor untuk membangun kembali kawasan wisata tersebut.
“Kami berdiskusi dan menjajaki langkah-langkah konkret untuk pembangunan kembali Pulo Cinta. Harapannya, ini menjadi titik awal kebangkitan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Lahmuddin usai pertemuan dengan investor di Jakarta.
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan pembangunan ekosistem wisata berkelanjutan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan dampak ekonomi jangka panjang.
Pemkab Boalemo menargetkan Pulo Cinta dapat kembali menjadi destinasi wisata kelas dunia, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan asli daerah melalui sektor pariwisata.
Revitalisasi ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Boalemo yang memiliki potensi besar, sehingga Pulo Cinta dapat kembali menjadi primadona wisata romantis di Indonesia.











