Gorontalo – Ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Gorontalo mendatangi kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Gorontalo, yang berlokasi di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Rabu (1/4/2026).
Mereka nampak marah-marah untuk meminta penjelasan terkait pemotongan gaji dan tunjangan yang dilakukan pihak bank tanpa persetujuan.
“Kami kaget, tidak ada pemberitahuan. Tiba-tiba sudah dipotong,” ujar Karyana Bilondatu, yang juga merupakan salah satu guru di Kota Gorontalo.
Para ASN mengakui memang memiliki pinjaman di salah satu bank. Namun, mereka menegaskan bahwa pemotongan melalui sistem autodebet yang dilakukan pihak BTN tidak pernah diinformasikan sebelumnya kepada nasabah.
“Setidaknya ada konfirmasi kepada kami. Ini tidak ada informasi sama sekali, tiba-tiba sudah dipotong untuk PPG kami” tambah Karyana.
Para ASN pun menuntut agar pihak bank segera mengembalikan seluruh potongan gaji dan tunjangan yang telah dilakukan.
“Tuntutan kami, pokoknya malam ini harus dikembalikan ke rekening kami,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Bank Tabungan Negara terkait persoalan tersebut.
Redaksi











