Dulohupa.id – Agustus selain sebagai salah satu bulan dalam perhitungan kalender masehi, namun juga merupakan bulan penting dalam sejarah bangsa Indonesia.
Tercatat, 17 Agustus 1945 atau 80 tahun silam (nanti), menjadi sejarah perjuangan bangsa ini. Maka tak terkelak, pada setiap tanggal tersebut di bulan Agustus menjadi momen peringatan rakyat Indonesia, bahwa “kita” telah merdeka. Sebagaimana ungkapan Ir Soekarno “Jas Merah – Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”.
Lanjut, kehadiran para pedagang musiman di hampir setiap bahu jalan atau pertigaan dan perempatan jalan menjadi bukti, bahwa semangat kemerdekaan yang terwaris telah mendarah daging di hati rakyat Indonesia.
Seperti halnya salah satu pedagang musiman, Om Riki (sapaannya) mengaku telah 2 tahun berdagang bendera serta umbul-umbul seraya memeriahkan semarak kemerdekaan. Ia berdagang di Perempatan Jalan Nani Wartabone atau perempatan Mega Zanur, Kota Gorontalo.
Riki mengatakan bahwa pada tahun ini, dirinya mulai berdagang lebih awal dengan alasan mengejar tingkat pembelian masyarakat.
“(om mulai kapan jualan?) tadi mulai, soalnya kalau jualan agak lama (telat) sudah setengah mati (susah laku),” ujar Riki kepada Dulohupa saat ditemui, Senin (21/07/2025) sore.
Lebih lanjut jelasnya bahwa jika berdagang mendekati hari peringatan kemerdekaan, tingkat persaingan kian tinggi, dimana makin menjamurnya pedagang musiman.
Ia berdagang setiap hari buka sekitar pada pukul 08.30 wita dan tutup sekitar pukul 17.00 wita.
“Sore tutup, soalnya tidak ada lampu (penerangan),” tandasnya.
Reporter: Yayan











