Dulohupa.id – Konser musik yang digelar penyelenggara Pemilu menjadi sorotan publik karena dinilai hanya buang-buang anggaran Pilkada 2024. Seperti konser yang akan diselenggarakan Badan Pengawasa Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo pada Sabtu 12 Okteber mendatang dengan menghadirkan Kotak Band.
Dengan dalih meningkatkan pengawasan dan partisipasi pemilih, tapi pergelaran konser musik patut dipertanyakan apakah memiliki efek positif untuk menyukseskan Pilkada serentak tahun ini?.
Menurut Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Gorontalo, Verrianto Madjowa, Provinsi Gorontalo jadi partisipasi pemilih tertinggi di Indonesia setiap pemilihan, tapi perlu terobosan, akan tetapi bukan dengan konser.
“Apalagi kalau ingin melampaui partisipasi pemilih di Papua. Papua partisipasi tertinggi karena wilayahnya menerapkan sistem noken. Ini yang tidak bisa dilampaui daerah lainnya,” ujar Verrianto.
Mantan anggota KPU Provinsi Gorontalo dua periode itu mempertanyakan konser yang hanya sekali dengan biaya lebih dari setengah miliar dapat meningkatkan partisipasi pemilih?.
“Saya meragukan partisipasi pemilih di Gorontalo hanya karena konser. Begitu juga efek konser terhadap partisipasi untuk pengawasan sangat meragukan,” tegasnya.
Menurutnya, partisipasi melalui keikutsertaan kegiatan secara aktif butuh proses yang tidak hanya ucapan sekali dua kali saat konser, tapi butuh proses dan bentuk pelibatan semua pihak, dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Termasuk dengan media massa baik itu media cetak, media elektronik dan media siber (daring),” ujarnya.
Verrianto mengaku mendapat informasi bahwa biaya sosialisasi tahapan untuk media massa rendah sekali. Biaya sosialisasi di media massa, dalam beberapa bulan, diperkirakan hanya separuh dari biaya sekali konser.
“Ini tentu sangat memprihatikan, di tengah menurunnya sumber-sumber pendapatan media,” tuturnya.
Lanjutnya, konser dapat menggerakkan perekonomian lokal, media massa pun begitu. Sebagai contoh, media massa di Gorontalo telah memberikan kontribusi positif terhadap laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Gorontalo.
Data BPS kota Gorontalo, salah satu penyebab meningkatnya lapangan usaha kategori Informasi dan Komunikasi adalah penyediaan berita seperti untuk tahun 2022, yang berkontribusi pada PDRB.
Peran media massa bukan hanya sebagai wadah untuk menginformasikan tahapan pilkada serentak, juga berkontribusi terhadap perekonomian.
Sementara Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo Terkait konser musik pada 12 Oktober nanti, menurutnya, tujuan dari pelaksanaan konser musik tersebut yaitu untuk melibatkan peran masyarakat umum dalam mengawasi jalannya pilkada serentak ini.
“Jadi disini, konteks dan konsep Bawaslu ini adalah melibatkan dan mengoptimalkan peran masyarakat untuk sama-sama bersama Bawaslu, sebagaimana take line Bawaslu Bersama Masyarakat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” ujar Nikson.
Redaksi











