Dulohupa.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar Rapat Forkopimda Diperluas Dalam Rangka Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 dan Penanganan Permasalahan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato. Rapat tersebut digelar di Aula Rumah Dinas Gubernur, Senin (20/05/2024).
Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim meminta seluruh pihak untuk tidak lost control dan terus mencermati penanganan PETI, karena akan menimbulkan persoalan dari sisi keamanan dan ketertiban daerah, dengan munculnya konflik sosial maupun eksesnya dalam mengganggu pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024.
“Pihak-pihak yang terkait dengan tali asih di kabupaten Pohuwato yang terkait dengan penambang ilegal perlu diselesaikan yang saat ini masih menyisakan sekelompok yang belum deal dengan keputusan itu ada 172 orang dan sudah diundang 3 kali dan juga itu belum deal ada sekitar 134 orang” imbuhnya
Sofian juga mengungkapkan selain PETI di kabupaten Pohuwato, ada kerawanan munculnya hal yang sama di kabupaten Bone Bolango maupun kabupaten Boalemo yang perlu dicermati.
Kemudian, kata Sofian kearifan lokal di level kabupaten/kota perlu diintensifkan termasuk memanfaatkan tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam penanganan penambang ilegal.
Reporter: Indah











