Dulohupa.id – Sebuah video beredar di media sosial dengan narasi “Tentara China terang-terangan mendarat di Bandara Samratulangi Manado, Selamat buat pendukung 02 kita telah berkolaborasi dgn warga Thiongkok, Tentara Thiongkok telah masuk ke NKRI untuk menguasai wilayah tambang emas terbesar di dunia”.
Video itu dibagikan @AzwirWin2 pada tanggal 4 April 2024 di media sosial Twitter.
Dalam video memuat sejumlah tentara berseragam berbaris dengan latar belakang pesawat berlogo Lion Air. Benarkah dalam video terbut adalah tentara China?
Hasil Penelusuran
Cek Fakta Dulohupa menelusuri video tersebut menggunakan Google lens dan hasilnya sudah ada beberapa media Nasional telah memberitakannya. Seperti yang diberitakan cekfakta.tempo.co. Tempo telah menelusuri video tersebut pada 9 Oktober 2023 dengan judul “Menyesatkan, Tentara Cina Mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado untuk Memusuhi Indonesia.
Video tersebut ternyata hoaks dan muncul lagi ke publik dengan narasi yang berbeda.
Dilansir dari cekfakta.tempo.co, bahwa pasukan dalam video itu bukanlah tentara asal Cina yang datang ke Sulawesi Utara. Mereka adalah pasukan Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia yang akan diterbangkan ke Papua.
Dikutip dari Repubika.co.id pada 3 Februari 2023, Corporate Communication Strategic PT Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan bahwa narasi yang beredar atas video tersebut adalah hoaks.
Danang menjelaskan pasukan dalam video tersebut merupakan pasukan Brigade Mobil (Brimob) Polri yang menggunakan penerbangan Lion Air sebanyak dua kali ke Papua yakni tanggal 28 dan 31 Desember 2022. Demikian juga isi berita Kompas.com yang tayang 4 Februari 2023.
Menurut Divisi Humas Polri pun melalui unggahan Instagram pada 4 Februari 2023, Pasukan Brimob Polri tersebut menjalani tugas sebagai Cartenz Peace Operation atau Satuan Tugas Damai Cartenz, Papua.
Namun pernyataan Lion Air dan Humas Polri tidak mengatakan di mana bandara tempat video itu direkam. Lion Air memastikan penerbangan tersebut bersifat domestik alias antar bandara di dalam negeri.
Dankor Brimob Polri, Komjen Pol Anang Revandoko, menjelaskan bahwa seragam hijau yang dikenakan orang-orang dalam video itu adalah pakaian dinas lapangan (PDL) hijau untuk Brimob Polri, sebagaimana diberitakan INews, 4 Februari 2023.
Penjelasan atas PDL hijau atau PDL II hijau itu juga telah diunggah di akun Instagram Humas Brimob Polri. Seragam itu dikenakan saat upacara tradisi di lingkungan Korbrimob Polri, Pendidikan dan Pembentukan Dasar Brimob, Pendidikan dan Pelatihan di lingkungan Korbrimob Polri, operasi kepolisian seperti lawan insurjensi di medan hutan dan gunung, serta saat melaksanakan tugas lain sesuai perintah.
Kesimpulan:
Video beredar di Twitter dengan narasi Tentara China terang-terangan mendarat di Bandara Samratulangi Manado untuk menguasai tambang emas adalah informasi menyesatkan. Video tersebut kembali di posting ke media sosial dengan narasi yang berbeda.
Sebenarnya dalam video itu adalah pasukan Brimob Polri yang mengenakan PDL II hijau, yang baru tiba dalam perjalanan pesawat. Saat itu mereka telah selesai menjalankan tugas dalam Satgas Damai Cartenz, Papua.
Sumber Rujukan:
Apakah kita akan diam dan menonton tanah air kita di kuasai oleh para bajingan yg mengaku paling NKRI#MakzulkanPenjarahAPBN #MakzulkanPenjarahAPBN pic.twitter.com/vqIGaf2qeq
— win koto (@AzwirWin2) April 4, 2024











