Dulohupa.id – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Boalemo, Kompol Nasrun mengaku berjanji menindak tegas oknum polisi lalu lintas (Polantas) nakal yang diduga melanggar aturan saat mengejar pengendara hingga mengalami kecelakaan. Hal itu ditegaskan Kompol Nasrun kepada ratusan masyarakat yang mendatangi Mapolres Boalemo pada Sabtu (25/11/2023) malam.
“Saya akan pertaruhkan jabatan saya, saya akan tindak tegas anggota yang menyalahi aturan. Kami akan tanggungjawab jika ada korban, percayakan sama saya” ujar Wakapolres Boalemo.
Wakapolres menyebut sudah menerima bukti video kejadian tersebut. Sepeda motor ditumpangi suami istri itu mengalami kecelakaan usai dikejar Polantas di lorong Bayalo, Desa Lamu, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis.
“Saya sudah tahu identitas oknum polisi dan segera ditindak. Jadi saya harap bapk ibu jangan anarkis, tenang, tenang,” pinta Kompol Nasrun.
Baca Juga:
Oknum Polantas Kejar Pengendara Hingga Kecelakaan, Warga Mengamuk di Polres Boalemo
Kronologi Kecelakaan Tewaskan Mahasiswa IAIN Gorontalo
Wakapolres juga menjelaskan dalam aturan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas tidak ada yang bersifat melakukan pengejaran, terkecuali ada indikasi tindakan pidana.
“Polisi bisa melakukan pengejaran jika ada indikasi tindakan pidana. Kalau tidak ada, kita tidak boleh mengejar,” Tegasnya.

Sebelumnya ratusan warga geruduk Mapolres Boalemo untuk meminta oknum Polantas bertanggungjawab kepada korban kecelakaan.
Mereka menyebut sejumlah oknum polisi bahkan sampai pukul 10 malam melakukan sweping di Desa Lamu. Bukan kali ini terjadi, dua kali sebelumnya warga melihat oknum Polantas mengejar para pengendara yang melanggar lalu lintas.
“So kelewat batas ini polisi, so tidak mengenal waktu. Terus ba kejar-kejar bagitu. Begitu celaka, polisi kaseh tinggal ini korban. Polisi harunsnya mengayomi dan melindungi masyarakat. Ini justru merugikan masyarakat,” Teriak warga di depan Mapolres Boalemo.
Redaksi











