Dulohupa.id – Keluarga korban tabrak lari yang mengakibatkan Serly Harun (70) meninggal di lokasi kejadian mendatangi Polresta Gorontalo Kota, Senin (15/5/2023).
Mereka mendatangi kantor polisi setelah pelaku menyerahkan diri di Satlantas Polresta Gorontalo Kota.
Linda yang merupakan keponakan korban mengaku sangat kecewa karena sampai dengan pemakaman korban selesai, pihak keluarga pelaku tidak mempunyai itikad baik untuk hadir dan melakukan komunikasi dengan kelurga korban. Oleh karena itu, dirinya dan beberapa keluarga korban mendatangi Polresta Gorontalo Kota untuk bertemu dengan pelaku.
“Terus terang kami sangat kecewa kepada pelaku dan keluarganya, pertama karena perbuatannya itu yang habis menabrak terus dia lari dan tidak ditolong. Bahkan sampai dengan proses pemakaman, satupun keluarga pelaku tidak ada yang datang. Sehingga saya beranggapan tidak ada itikad baik dari pelaku, karena belum ada komunikasi sama sekali,” Tutur Sofyan dan Linda yang merupakan keluarga korban, Senin (15/05/2023).
Namun keluarga korban tidak dapat bertemu dengan pelaku karena saat ini pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Sofyan berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
Disisi lain, Kapolresta Gorontalo, Kombes Pol Ade Permana saat menemui keluarga korban menegaskan bahwa pelaku akan segera ditindaklanjuti dan akan diberikan hukuman sesuai dengan perbuatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tak lupa, dirinya turut menyampaikan rasa duka atas peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Sebelumnya peristiwa tersebut mengakibatkaan seorang nenek bernama Serly Harun (70) yang tengah berjalan kaki di bahu jalan pada Minggu kemarin meninggal di lokasi kejadian. Korban merupakan warga Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo ditabrak pelaku menggunakan mobil hingga korban terpental ke dalam saluran.
Reporter: Kris











