Dulohupa.id – Puluhan pedagang di Kabupaten Pohuwato yang sudah mendaftar mulai padati lokasi pasar senggol yang dipusatkan di terminal Marisa. Puluhan pedagang itu mulai mempersiapkan dan mengatur tempat jualan mereka.
Ketua Panitia Pasar Senggol atau pasar malam Ramadan, Rahmat Pakaya mengaku saat ini sudah lebih dari 20 pedagang yang telah mendaftar di bagian kepanitiaan.
Dirinya menegaskan, pedagang yang akan berjualan di pasar senggol akan diprioritaskan untuk warga lokal Pohuwato.
“Jika kuota masih belum terpenuhi dan masih ada pedangang dari luar Pohuwato yang mau berjualan di pasar senggol akan diberikan kesempatan,” ungkapnya, Jumat (31/3/2023).
Rahmat juga menjelaskan bahwa panitia akan mengatur tempat jualan para pedagang dan tempat parkir yang akan terpusat disebelah timur lokasi pasar senggol. Sementara wilayah barat pasar senggol akan ditutup dan menjadi tempat berdagang dan juga akan disiapkan pos keamanan.
“Kami akan mengatur sedemikian rupa untuk stand, tempat parkir, dan pos keamanan, sehingga pasar ini nyaman untuk orang berjualan dan nyaman juga untuk pengunjung,” jelasnya.
Begitu juga Rahmat menambahkan, sebagai ketua panitia. Ia mengimbau tidak ada warga yang membawa minuman keras dan berjudi di tempat pasar senggol.
Reporter: Hendrik Gani











