Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOPERISTIWA

Meski Diterpa Kasus Korupsi, Perumda Tirta Bulango Fokus Perbaiki SPAM

×

Meski Diterpa Kasus Korupsi, Perumda Tirta Bulango Fokus Perbaiki SPAM

Sebarkan artikel ini
Korupsi Perumda Tirta Bulango
Petugas Perumda Tirta Bulango tetap fokus bekerja untuk melayani masyarakat. Foto: Kris Dulohupa

Dulohupa.idPerusahan umum daerah (Perumda) air minum Tirta Bulango, Kabupaten Bone Bolango terus fokus pada perbaikan Sistem penyediaan air minum (SPAM) meski diterpa kasus dugaan korupsi dalam penyediaan sambungan air bersih untuk masyarakat.

Kasus dugaan tindak Pidana korupsi yang terjadi di Perumda Tirta Bolango hingga saat ini terus bergulir. Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Gorontalo telah melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah dokumen dan barang bukti berupa sambungan pipa dan meteran air yang tidak terpakai.

Dedi Umar, selaku Asisten manager Perumda Tirta Bulango menegaskan bahwa pemeriksaan maupun penggeledahan yang dilaksanakan oleh Kejati Gorontalo tidak mempengaruhi pelayanan yang ada di Perumda Tirta Bulango. Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tetap dilaksanakan secara profesional oleh seluruh pegawai.

“Kami saat ini terus fokus melakukan perbaikan Sistem penyediaan air minum dan instalasi pengelolaan air yang ada di Longalo dan Bulango Utara serta di wilayah lainnya. Kami tidak ingin hanya karena ada dugaan kasus korupsi ini, justru mengganggu perbaikan yang akan kita lakukan dan menghambat pelayanan kepada masyarakat,” Tegas Dedi Umar, Senin (26/03/2023).

Lebih lanjut, Dedi mempertegas bahwa pihaknya terus berfokus pada perbaikan SPAM dan IPA yang ada di setiap wilayah Bone Bolango karena dianggap akan mempengaruhi pendapatan Perumda Tirta Bulango itu sendiri. Dimana ketika aliran air dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar, maka masyarakat pun akan membayar retribusi sebagaimana mestinya dan tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat.

“Sekarang ini yang menjadi kendala adalah pipa-pipa sambungan SPAM ini sering mengalami sedimantasi atau tertutup dengan endapan-endapan material ketika terjadi hujan. Sehingga SPAM atau pipa transmisi itu di cek secara berkala oleh petugas kami dilapangan,” Ungkap Dedi.

Reporter: Kris