Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo Marten Taha menekankan kepada para insan Korps Pegawai Republik Indnesia (Korpri) di lingkungan pemerintahannya menunjukan etos kerja dan disiplin. Hal itu ditegaskan Marten dalam Upacara peringatan HUT ke-51 Korpri yang dirangkaikan Hari Guru Nasional, Selasa (29/11/2022).
Marten mengatakan, profesi Korpri sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) loyal terhadap aturan agar dapat melayani masyarakat secara prima.
“Fungsi Korpri sebagai perekat pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan profesionalisme terhadap kepentingan bangsa dan masyarakat,” tegas Marten.
Ia berharap peran Korpri yang menjadi bagian pemerintahan harus menjaga kode etik dan standar profesi dengan berorientasi pelayanan dan akuntabilitas.
Marten juga mengingatkan para guru menunjukan karya-karyanya dengan menyesuaikan proses belajarsesuai kebutuhan peserta didik di era Digital saat ini.
“Guru diharapkan dapat berinovasi sehingga dapat mewujudkan para siswa yang kreatif, sehingga mampu bersaing secara Global,” pintanya.
Walikota juga menekankan Insan Korpri di bidang kesehatan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.
“Insan kesehatan dan masyarakat perlu bergotong-royong menghadapi situasi pelik di dunia kesehatan, terutama dimasa pandemi covid 19 yang belum sepenuhnya berakhir,” kata Marten.
Dalam upacara HUT Korpri itu, Marten Taha turut memberikan penghargaan dan bantuan kepada anggota korpri yang sudah purna tugas. Marten menyerahkan bantuan duka dari BPJS Kenetagakerjaan sebesar 378 juta, serta bonus untuk juara MTQ tingkat nasional, guru berinovasi, dan Kelurahan terbaik dalam penanganan PHBS.
Dulohupa/HumasPemkot











