Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Kota Gorontalo

DPRD Kota Gorontalo Khawatir Dana PEN Tak Bisa Dicairkan Pada 2023

×

DPRD Kota Gorontalo Khawatir Dana PEN Tak Bisa Dicairkan Pada 2023

Sebarkan artikel ini
Ariston Tilameo
Ariston Tilameo, wakil ketua komisi bidang pembangunan DPRD Kota Gorontalo. Foto: Humas DPRD

Dulohupa.id – Proyek Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk pembangunan jalan Nani Wartabone dikhawatirkan tidak dapat dicairkan pada 2023 nanti.

Anggota Banggar sekaligus wakil ketua komisi C DPRD Kota Gorontalo, Ariston Tilameo sebelumnya mengungkap kekhawatirannya terhadap anggaran dana PEN tidak dapat dicairkan pada 2023 nanti. Kekhawatiran tersebut muncul karena pengerjaan proyek yang saat ini tengah dikerjakan tidak memungkinkan untuk dirampungkan pada tahun ini.

“Ini kan sudah akhir tahun, sementara untuk pengerjaan proyeknya belum selesai. Sebelumnya saya hawatir kalau proyeknya tidak selesai maka dana PEN juga tidak akan bisa cair dan diklaim oleh pemerintah daerah,” Pungkas Ariston Tilameo, Senin (21/11/2022).

Karena kekhawatiran tersebut, Ariston selaku anggota legislatif yang juga sebagai wakil ketua komisi bidang pembangunan DPRD Kota Gorontalo, tentu tidak menginginkan proyek pembangunan jalan yang saat ini tengah dikerjakan menjadi terbengkalai. Sehingga dirinya meminta pemerintah daerah untuk memikirkan solusi rencana penanganannya.

“Tapi ternyata setalah mendengar penjelasan dari pihak pemerintah Kota Gorontalo bahwa yang sudah terikat kontrak itu pasti dana PEN nya akan cair. Nah kalau begitu kita tidak akan khawatir,” Ungkapnya usai rapat banggar bersama TAPD Kota Gorontalo.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa selama proyek pembangunan telah memilki kontrak dengan pihak kontraktor, maka anggaran dana PEN untuk proyek pembangunan jalan Nani Wartabone maupun proyek lainnya tetap dapat dicairkan pada tahun 2023 sekalipun proyek pembangunan tersebut belum dapat diselesaikan.

“Meskipun proyeknya nanti tidak selesai pada akhir tahun 2022 ini, dana anggarannya bisa luncurkan untuk tahun depan. Jadi dengan begini kita tidak perlu khawatir, selama proyeknya terikat kontrak. Ini kan harusnya menjadi informasi kepada seluruh masyarakat agar tidak ada khawatiran dan asumsi yang tidak baik. Dengan begitu masyarakat juga tau bahwa proyek dana PEN yang ada, akan terus berlanjut hingga tahap akhir nanti,” Tutur Ariston Tilameo.

Reporter: Kris