Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

Marten Taha Berkomitmen Lindungi Seluruh Warganya dengan Program BPJS Ketenagakerjaan

×

Marten Taha Berkomitmen Lindungi Seluruh Warganya dengan Program BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
Dua orang pekerja bangunan. FOTO/Wawan Akuba

Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha berkomitmen melindungi seluruh warga Kota Gorontalo dengan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 

Komitmen itu pun ia wujudkan dengan melakukan penandatanganan kesepakatan antara pihaknya dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan siang tadi, Rabu (27/10/2021). 

Pendatanganan kesepatakatan antara Wali Kota Gorontalo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo/Humas
Pendatanganan kesepatakatan antara Wali Kota Gorontalo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo/Humas

 

“Kami terus berkomitmen untuk memaksimalkan setiap pekerja baik penerima upah maupun bukan penerima upah termasuk pegawai pemerintah untuk menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan” ungkap Marten saat ditemui di rumah dinas Marten usai penandatanganan kerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo.

Kata Marten, bahwa kesepakatan tersebut merupakan langkah strategis agar seluruh pekerja, baik pekerja penerima upah maupun tidak, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Ia pun berharap, pemerintahan yang khusus menangani bidang ketenagakerjaan, bisa lebih meningkatkan upaya sosialisasi kepada masyarakat agar bisa mendaftarkan diri secara mandiri.

“Harapan saya khusus untuk pemerintahan di bidang ketenagakerjaan ini bisa lebih memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat bersedia mendaftarkan dirinya secara mandiri” ujar Marten.

Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sangat dirasakan oleh masyarakat, terlebih pada masa pandemi saat ini. Untuk itu pemerintah Kota Gorontalo mengucapkan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kerja sama ini. 

Pemkot Gorontalo sendiri pada 2021 telah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar kurang lebih 792 juta rupiah. Rinciannya 384 juta bagi 6.562 masyarakat Kota Gorontalo yang terdiri dari imam masjid, guru ngaji, pegawai syara, perangkat RT/RW, dan pedagang kecil.

Kemudian ada sekitar 245 juta yang dikhususkan untuk 2.604 Tenaga Penunjang Kegiatan Daerah (TPKD) dan sisanya untuk tenaga kebersihan dan nelayan sebesar 163 juta.**