Dulohupa.id- Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gorontalo, Siti Fatrah Sunge mengingatkan, pentingnya melakukan pemeriksaan IVA Test bagi kalangan perempuan khususnya ibu-ibu.
Hal ini dikatakan Fatrah saat sosialisasi IVA Test yang dilaksanakan TP-PKK Kabupaten Gorontalo di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Jumat (22/10) siang.
Kata Fatrah, perempuan saat memasuki usia 20-30 tahun dan telah menikah itu, rawan terserang penyakit kanker serviks atau kanker leher rahim. Melakukan pemeriksaan IVA secara rutin, maka penyakit ini akan terdeteksi lebih dini dan bisa ditangani secepat mungkin.
“IVA test ini sangat perlu dilakukan karena ini menyangkut kesehatan reproduksi dari perempuan, maka harus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Fatra, saat ini masih banyak ibu-ibu yang belum mengetahui bahkan sadar sepenuhnya akan pentingnya melakukan pemeriksaan IVA tersebut. Padahal penyakit kanker serviks tersebut banyak diderita oleh kaum ibu-ibu.
“Jadi, kita (perempuan) harus menjaga kebersihan tubuh, dan tentunya mengonsumsi makanan yang sehat, agar terhindar dari penyakit ataupun virus seperti, ” jelasnya.
Lebih lanjut Fatra menuturkan, bahwa TP-PKK Kabupaten Gorontalo saat ini mulai gencar melakukan sosialisasi IVA test kepada masyarakat secara umum. Hal itu juga dilakukan sejalan dengan adanya Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat.
“Ini juga bukan hanya tanggung jawab dari TP- PKK, pemerintah, tapi juga seluruh instansi terkait seperti dinas kesehatan. Jadi masyarakat juga harus mengambil peran penting di dalamnya,” jelasnya.
Sementara itu, salah warga, Niko Thalib (28) asal Kelurahan Kayubulan yang mengikuti sosialisasi tersebut mengatakan, apa yang disosialisasikan oleh TP-PKK ini sangatlah baik, karena ini juga buat kepentingan diri sendiri, mencegah lebih baik dari pada sudah terlanjur terkena penyakit.
“Saya sangat mendukung program yang dijalankan oleh TP-PKK ini, dan saya juga baru mengetahui adanya penyakit seperti itu. Alangkah baiknya harus kita cegah terlebih dahulu agar tidak mudah kena penyakit,” tutup Niko.**











