Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialINFO COVID-19PEMKOT GORONTALO

PTM Mulai Berjalan, Marten: Protkes Jangan Hanya Saat Ada Kunjungan Pejabat

×

PTM Mulai Berjalan, Marten: Protkes Jangan Hanya Saat Ada Kunjungan Pejabat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Marten Taha saat melakukan kunjungan pelaksanaan PTM terbaras di SMP N 6 Kota Gorontalo/Reinaldi Julfirman

Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengimbau kepada seluruh sekolah SD, SMP, maupun SMA yang sudah mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, untuk menerapkan protokol kesehatan secara rutin tidak hanya saat ada kunjungan pejabat.

“Kami berharap penerapan protokol kesehatan ini tidak hanya saat ada kunjungan saja melainkan ini diterapkan secara rutin setiap harinya. Karena biasanya hanya pada saat ada kunjungan Wali Kota ataupun dari Dinas Pendidikan prokes ini diterapkan” ujar Marten kepada Dulohupa.id.

Marten juga mengungkapkan, PTM terbatas ini dikhususkan bagi para siswa dan guru-guru yang sudah divaksin minimal dosis pertama, guna memberikan rasa aman bagi seluruh pihak terkait.

“Jelas kami sudah memberikan himbauan kepada guru-guru dan para siswa untuk segera divaksin. Dan kami hanya mengizinkan para siswa maupun guru yang sudah divaksin yang bisa melaksanakan PTM terbatas” ujar Marten.

Ia pun mengimbau agar pihak-pihak yang berada di lingkungan sekitar sekolah, untuk juga menerapkan protkes. Sebab, percuma jika guru dan siswa telah ikut vaksinasi, namun lingkungan di luar sekolah justru abaikan protkes. 

“Kami pun menghimbau kepada seluruh pihak yang berada diluar sekolah untuk bisa menerapkan prokes serta segera melakukan vaksinasi. Karena percuma juga ketika anak-anak siswa kita sudah divaksin namun abang-abang bentor, para penjual yang berada di luar sekolah belum divaksin sementara mereka memiliki kontak langsung dengan para siswa dan guru-guru” himbau Marten.

Marten membeberkan, bahwa memang hampir seluruh sekolah di Kota Gorontalo sudah memenuhi melaksanakan PTM terbatas. Ia merincikan, ada sekitar 8 dari 12 SMP dan 51 dari 100 SD di Kota Gorontalo sudah mulai melaksanakan PTM terbatas. Meski begitu, pihak Pemkot Gorontalo akan terus mengupayakan PTM terbatas di seluruh SD maupun SMP segera dilaksanakan.

Reporter: Reinaldi Julfriman