Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19

Pemkab Bone Bolango Hanya Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Zona Hijau

×

Pemkab Bone Bolango Hanya Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Zona Hijau

Sebarkan artikel ini
Jemaah menggunakan masker saat salat/Wawan Akuba
Jemaah menggunakan masker saat salat/Wawan Akuba

Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango hanya mengizinkan pelaksanaan salat Idul Adha di wilayah berstatus zona hijau penyebaran Covid-19. Artinya, zona kuning hingga merah, sama sekali tidak diizinkan. 

“(Salat Idul Adha) bisa dilaksanakan di seluruh masjid sepanjang desa dan kelurahan tersebut zona hijau,” ujar Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, belum lama ini. 

Sementara perihal penyembelihan hewan kurban, kata dia, mesti dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian hanya bisa dihadiri oleh panitia kurban, guna menghindari terjadinya kerumunan. Karena itu daging kurban tersebut harus diantar langsung ke rumah-rumah warga. 

“Cukup dihadiri panitia kurban, dan juga perwakilan individu yang berkurban, serta daging kurban langsung diantarkan ke rumah-rumah, oleh panitia,” pintanya

Lebih lanjut ia mengimbau, karena saat ini masih dalam situasi pandemi, masyarakat diminta untuk tidak meremehkan COVID-19, dan terus memperhatikan protokol kesehatan. Sebab di beberapa kecamatan, situasinya masih dalam zona merah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, Meyrin Kadir menyampaikan bahwa, di daerah tersebut, masih ada sebanyak 50 orang yang dirawat. Ia merinci, masing-masing tersebut sedang menjalani perawatan, yanki “Di RSAS 9, isolasi mandiri 28, di Mess Haji 5, di Hotel Eljie 7,dan di RS Toto Kabila 1 orang,” ujarnya

Katanya, jumlah kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah yakni, Kecamatan Botupingge, Kecamatan Suwawa, juga Kecamatan Kabila.

“Tetap ada pertambahan pasien, ada yang sembuh ada yang bertambah, ada lagi yang sembuh ada yang sakit,” ucapnya.

Sejauh ini, data pasien yang keluar dari isolasi dan sembuh sudah ada 728 orang dan 25 diantaranya meninggal dunia. Karena itu masyarakat terus diimbau agar selalu menegakan protokol kesehatan.

Reporter: Faisal Husuna