Dulohupa.id- Penerapan protokol kesehatan (protkes) pencegahan COVID-19 pada prosesi wisuda Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Gorontalo, idris Rahim.
Menurut Idris, prosesi wisuda UBM Gorontalo tersebut selain menerapkan 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), juga dilakukan dengan metode lantatur atau juga dikenal dengan istilah drive thru.
“Saya apresiasi wisuda ini sepenuhnya dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan merupakan satu satunya cara untuk memutus rantai penularan Covid-19,” ujar Idris saat hadir dalam prosesi Wisuda Diploma III dan Sarjana Universitas Bina Mandiri (UBM) serta Pasca Sarjana STIA Bina Mandiri Gorontalo, di Kampus UBM Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (19/12).
Selain mengapresiasi penerapan protkesnya tersebut, Idris juga memberikan dorongang kepada UBM Gorontalo, untuk melakukan penelitian yang bermanfaat untuk kemajuan daerah.
“Wisuda ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah penelitian. Pemerintah sangat membutuhkan hasil-hasil penelitian untuk menjadi bahan masukan dan acuan dalam membangun daerah,” kata Idris Rahim.
Idris mengungkapkan, hasil penelitian perguruan tinggi yang dilakukan dengan metode ilmiah merupakan elemen penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah.
Ia mengatakan, dengan dukungan data yang akurat dan kajian yang komprehensif, hasil penelitian perguruan tinggi diharapkan dapat mempercepat terwujudnya visi Pemerintah Provinsi Gorontalo, yakni masyarakat Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
editor












