Dulohupa.id- Sebanyak 13 anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gorontalo terkonfirmasi reaktif COVID-19. Terlacaknya 13 anggota reaktif COVID-19 tersebut, setelah setidaknya 62 anggota TP PKK menjalani rapid test massal pada Selasa (15/12) kemarin di Aula terbuka Rumah Dinas Bupati Gorontalo.
“Untuk hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kami, anggota TP PKK berjumlah 62 anggota, yang reaktif 13 anggota saja,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir kepada Dulohupa.id, Rabu (16/12).
Kata Roni, untuk anggota yang reaktif, nanti akan menjalan tes selanjutnya, yakni tes swab, maupun isolasi mandiri. Setelah proses isolasi tersebut, lalu akan kembali menjalani rapid test.
“Bagi yang reaktif akan direkomendasikan swab test atau karantina mandiri dan bisa juga menunggu untuk dites kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway mengatakan, kemarin sudah dilakukan swab test terhadap anggotanya. Test massal itu sendiri selain sebagai instruksi pengurus pusat, juga sebagai persiapan untuk menyambut perayaan Hari Ibu pada 22 Desember 2020 nanti. Sehingga kata dia, pihaknya sudah bisa mempersiapkan diri, dan memastikan tidak ada risiko penularan COVID-19.
Ia pun mengimbau, kepada anggotanya yang reaktif maupun non-reaktif, agar menjaga imun tubuh, memperbanyak olahraga, dan terutama mengonsumsi makanan bergizi.
“Saya menghimbau agar kiranya untuk tetap mengendepankan protokol kesehatan di rumah, dan tetap semangat melewati hari-harinya,” tutup Fory.











