Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

92,6 Hektare Sawah Direndam Banjir, Puluhan Petani di Pone Terancam Gagal Panen

Dulohupa.id– Sejumlah petani di Kelurahan Pone, Kabupaten Gorontalo terancam gagal panen. Hal ini setelah puluhan hektare lahan persawahan milik warga, dihantam banjir bandang, jumat (3/7) sore. Tanaman padi yang baru saja ditanam oleh para petani, sebagian besar rusak dan hanyut terseret arus banjir.

Ditemui Tim Dulohupa.id, saat memantau langsung kondisi banjir bandang di wilayah Pone, Jumat (3/7), Kepala Desa Pone, Halid Kau mengungkapkan, wilayah persawahan yang ada di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, tepatnya di kompleks Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo, memang kerap kali terkena banjir bandang. Apalagi, jika Sungai Biyonga yang juga melintasi area persawahan, meluap.

“Memang ini sering terjadi bila mana sungai meleupo dan sungai biongo meluap, pasti disini akan kena dampaknya,” ungkapnya.

Saat ini menurut Halid, dari laporan yang disampaikan warga padanya, luas area persawahan yang terdampak banjir bandang, mencapai 96,2 hektare.

“Untuk kerugian petani yang ada, menurut saya 1 pantango kerugianya 2.5 juta, sedangkan satu hektar bisa menjadi 10 jutaan.” Tandasnya.

Sementara itu, terkait banjir yang terjadi di wilayah Limboto Barat, Camat Limboto Barat, Fatma Tuna mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini terus melakukan pemantauan, agar bisa mengingatkan sejak dini kepada warga, jika nantinya ketinggian air akan mengalami peningkatan yang signifikan.

“Allhamdulilah sudah ada petugas BPBD menangani sampai sekarang, bahkan sudah dibantu oleh babinsa,” singkatnya. (Dade)