Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Curah Hujan Tinggi, Warga Bantaran Sungai Dihimbau Waspada dan Mengungsi

Dulohupa.id – Tingginya curah hujan di wilayah Gorontalo belakangan ini membuat Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengeluarkan himbauan kepada warga yang tinggal di Bantaran Sungai, untuk selalu waspada. Bahkan, Rusli juga meminta warga agar segera mengungsi jika ketinggian air mulai menggenangi rumah warga.

“Sekarang yang kita lakukan mengimbau warga untuk segera mengungsi. Kemungkinan banjir ini lebih parah dari yang terjadi beberapa minggu lalu,” ucap Rusli.

Pihaknya meminta kepada instansi teknis untuk menyiapkan dapur umum di posko pengungsian pemprov di gedung Bele li Mbui. Di lokasi tersebut tercatat ada 400 jiwa yang mengungsi termasuk 12 diantaranya adalah bayi.

‘Saya minta juga untuk bayi dibantu dengan biskuit dan susu. Kita siapkan tim medis dan dapur umum,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan BPBD Provinsi Gorontalo, ada tujuh titik pengungsian di Kota Gorontalo. Rinciannya Bele li Mbui 400 jiwa, SDN 38 335 Jiwa, Kantor Pertanahan Kota 60 jiwa, Kesdim 178 jiwa. Ada juga di Kelurahan Padebuolo 650 jiwa, Kelurahan Botu 1000 jiwa dan masjid Arraudah 100 jiwa.

Banjir merendam empat kecamatan di Bone Bolango yakni Suwawa Timur, Suwawa, Suwawa Selatan dan Botupingge. Di Kota Gorontalo merendam empat kecamatan yakni Hulondalangi, Kota Selatan, Kota Timur dan Kota barat. Di kabupaten Boalemo, dilaporkan banjir merendam dua kecamatan yakni Dulupi dan Tilamuta.

Gubernur Rusli bersama Kapolda Irjenpol Adnas, Danrem 133 Nani Wartabone Brigjen Bagus Antonov Hardito dan anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah malam ini meninjau sejumlah titik. Salah satunya di Bendung Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango.

Debit air di Bendung Alale sudah meluap ke jalan dengan arus yang cukup deras. Jalan yang biasa dilalui warga di lokasi sudah terendam air setinggi mata kaki orang dewasa. (*/DP-02)