Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

51 Jiwa Terdampak Kebakaran Rumah di Kelurahan Dulalowo

×

51 Jiwa Terdampak Kebakaran Rumah di Kelurahan Dulalowo

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Dulalowo Gorontalo
Kondisi Kebakaran rumah dan tempat usaha service AC Mobil di Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo. Foto/DUlohupa

Dulohupa.id – Sebanyak 16 kepala keluarga yang terdiri dari 51 jiwa terdampak akibat kebakaran rumah di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (16/12/2025).

Camat Kota Tengah, Sutami Suratinoyo mengatakan ada 6 unit rumah yang terbakar dan dampaknya berbeda-beda. Pemerintah masih mengumpulkan data ril yang rumahnya menjadi korban kebakaran di lokasi.

“Yang terdampak sebanyak 16 kepala keluarga atau 51 jiwa, tapi kami masih mengumpulkan data yang ril di lapangan,” ungkap Sutami ke wawak media.

Pemerintah Kecamatan telah melaporkan kondisi ini ke pemerintah Kota Gorontalo. Dirinya memastikan para korban yang rumahnya terbakar akan diberikan bantuan.

“Sudah dilaporkan ke Walikota. Sementara ini para korban sudah diungsikan ke rumah warga lainnya. Kami pastikan mereka akan mendapat perhatian dari pemerintah,” tuturnya.

Kebakaran Dulalowo

Selain itu, pemerintah juga masih melakukan pendataan kerugian materil yang dialami korban.

“Kalau soal api muncul dari mana, kami belum menerima secara detail, cuman katanya ada bagian rumah menjadi awal titik api. Kami belum bisa mengatakan rumah yang mana,” tutur Camat.

Selain rumah, salah satu tempat usaha service ac mobil dan alat berat juga ikut terdampak dalam kebakaran hebat di permukiman padat penduduk di wilayah itu.

Ledakan beberapa kali terdengar dari tempat service ac yang membuat warga panik. Ledakan ini juga memicu api membesar hingga merembet ke bangunan rumah warga lainnya.

Warga dibantu aparat kepolisian dan TNI berupaya mengevakuasi barang berharga milik pemilik rumah sebelum diamuk si jago merah.

Sementara petugas damkar di lokasi sempat kesulitan untuk memadamkan api karena akses yang sempit. Setelah dua jam dilakukan pemadaman, api berhasil dijinakkan.

Reporter: Enda