Dulohupa.id – Puluhan rumah warga terendam banjir selama dua minggu di Kelurahan Lekobalo, Kota Barat, Kota Gorontalo. Banjir disebabkan intensitas hujan tinggi serta pekerjaan bendungan yang belum selesai.
Hingga Jumat (05/7/2024) jumlah warga terdampak banjir berjumlah 249 kepala keluarga (KK) dengan total 1.297 jiwa.
Pemerintah setempat telah menyediakan tiga titik posko pengungsian di kelurahan tersebut, ditambah satu posko di sebuah sekolah. Sejumlah warga telah mengungsi, tapi beberapa kepala keluarga masih memilih tinggal di rumah untuk menjaga barang-barang mereka.
Pemerintah dan Baznas Kota Gorontalo telah menyalurkan kepada warga terdampak banjir. Melalui program kemanusiaan ini, Baznas telah menyalurkan 2.000 paket makanan cepat saji, dengan rincian 500 paket disalurkan pada pagi dan siang hari, serta 1.500 paket pada malam hari.

Ketua Baznas Kota Gorontalo, Muhammad Husain Rauf, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah kendali wali kota untuk melakukan penggalangan dana.
Langkah ini diambil guna mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kota Gorontalo untuk berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir, mengingat kondisi air yang terus meningkat.
“Insya Allah, ke depannya Baznas bersama pemerintah Gorontalo akan terus berupaya menggalang dana dan melibatkan seluruh pihak terkait untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir,” ujar Muhammad Husain Rauf.
Reporter: Maya Aridi











