Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATOPERISTIWA

Wujudkan Kota Santri, Randangan Luncurkan Program Jumat Bershalawat 

×

Wujudkan Kota Santri, Randangan Luncurkan Program Jumat Bershalawat 

Sebarkan artikel ini
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga saat menghadiri kegiatan launching jum'at bersholawat di Kecamatan Randangan/ Hendrik Gani

Dulohupa.id- Pemerintah Kecamatan Randangan, Pohuwato meluncurkan program Jumat bershalawat untuk mewujudkan Kota Santri. Peluncuran itu dilakukan langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga di kantor Camat Randangan, Jum’at (26/11).

Saat meluncurkan program tersebut, Saipul memberikan apresiasi kepada pemerintah setempat. Ia berharap shalawat dapat menggema di seluruh wilayah Kecamatan Randangan.

“Selaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato tentunya sangat menyambut baik kegiatan ini, terima kasih kepada Pemkec Randangan yang merupakan kecamatan pertama yang menginisasi program ini, semoga dengan dzikir dan shalawat ini kita akan terhindar dari bencana,”ungkapnya

Sementara itu, Camat Randangan Saharudin Saleh menyampaikan, dengan diluncurkannya program tersebut, menandakan di setiap hari Jum’at akan ada shalawatan di masing-masing instansi pemerintah yang ada di Kecamatan Randangan.

Saharudin juga menjelaskan, dilakukannya kegiatan bershalawat serentak di seluruh tempat-tempat pelayanan publik termasuk juga sekolah-sekolah seperti SD, SMP, SMA, MTs, dengan maksud mewujudkan Kecamatan Randangan sebagai kota santri.

“Jum’at Bersholawat ini bertujuan menjadikan Kecamatan Randangan ini menjadi Kota Santri, ini tujuan sasaran kita,” ujarnya.

Selanjutnya Saharudin juga mengungkapkan, selain bertujuan menjadikan randangan sebagai kota santri, dengan adanya program tersebut juga dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperkuat hubungan persaudaraan, memperkuat tali silaturahim antara Pemkec Randangan, semua stakeholder dan semua elemen masyarakat.

Dirinya juga menambahkan, dengan kuatnya ukhuwah islamiyah dan tali silaturahmi, yang melibatkan semua stakeholder, termasuk para Tokoh Agama, Adat, Masyarakat, Perempuan, Pemuda, para Imam, Pegawai Syar’i, diharapkan dapat menyelesaikan setiap persoalan yang yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Randangan diselesaikan dengan musyawarah.

“Tidak semua persoalan dilaporkan kepada Pak Kapolsek, Akan tetapi, tujuan kita adalah masyarakat Kecamatan Randangan ini, InsyaAllah mereka akan hidup rukun, hidup damai, ketika ada persoalan mampu diselesaikan,” pungkas dia. 

Program yang digagas oleh Kecamatan Randangan bersama dengan Pemerintah Desa, unsur Lembaga BPD, Kapolsek, Danposramil, Kepala KUA, Puskesmas, Korwil Cabang, Keluarga Besar PGRI dan seluruh stakeholder.**