Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo Marten Taha berharap Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dapat menangkal adanya pemberitaan Hoax di media sosial. Hal itu ditekankan Marten saat membuka kegiatan Pelatihan Literasi Berita untuk Publik yang digelar AMSI Provinsi Gorontalo, Selasa (27/9/2022).
Marten mengatakan, melalui pelatihan literasi berita dapat dicegah dan disaring semua informasi yang dibagikan ke berbagai pihak.
“Informasi (harus) benar, tepat, akurat, dan tidak mengandung disinformasi,” kata Marten ketika memberikan sambutan dalam Pelatihan Literasi Berita Untuk Publik Melawan Disinformasi/Misinformasi di Kota Gorontalo.
Acara pelatihan ini kerja sama AMSI dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfo) Kota Gorontalo. Kegiatan pelatihan itu, menurut Marten, sangat penting agar masyarakat juga bisa mendapatkan informasi, dan pengetahuan, sekaligus edukasi bagaimana memanfaatkan informasi di media sosial yang begitu banyak, dari berbagai sumber.
“Karena kita sulit menyaring atau memfilter berbagai informasi dari sumber yang ada,” ujarnya.
Melalui pelatihan itu seluruh komponen dan elemen masyarakat seperti tenaga pendidik, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan yang bertugas dalam kehumasan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya.
“Terutama untuk dampak media sosial dan bagaimana pemahaman publik mengenai informasi dan sebagainya,” ujarnya.
Marten meminta agar para peserta mengikuti pelatihan itu dengan serius, untuk meningkatkan pengetahuan, memperbanyak keterampilan khususnya untuk generasi muda.
Dulohupa/AMSI











