Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menyoroti rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan sejumlah massa dari para ASN.
Aksi tersebut diketahui akan mengangkat isu pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dianggap dilakukan secara sepihak oleh pihak BTN. Namun Wali Kota Adhan membantah tudingan tersebut.
Ia menegaskan, pemotongan gaji ASN dilakukan berdasarkan surat resmi yang dilayangkan oleh Bank SulutGo (BSG).
”Pemotongan itu atas dasar surat mereka (BSG). Mereka menyurat ke BTN, juga ke OJK, sehingga keluar rekomendasi kepada BTN untuk melakukan pemotongan,” ungkap Adhan Dambea saat ditemui di rumah dinas wali kota.
Lebih lanjut, Adhan justru menilai rencana aksi unjuk rasa tersebut patut diduga ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu. Ia bahkan menyebut adanya indikasi keterlibatan Bank SulutGo dalam aksi tersebut.
”Demo besok ini patut diduga ada peran dari BSG. Karena materinya menyebut pemotongan gaji secara sepihak, sementara di sisi lain justru ada surat dari BSG yang meminta pemotongan,” tegasnya.
Meski demikian, ia menyatakan tidak mempermasalahkan aksi unjuk rasa selama benar-benar menyangkut kepentingan masyarakat.
“Saya mendukung demonstrasi, tapi materinya harus jelas. Jangan hanya demo karena dibayar orang,” pungkasnya.











