Scroll Untuk Lanjut Membaca
BOALEMOPEMPROV GORONTALOPENDIDIKAN

Wagub Idah: Sekolah Rakyat Solusi Kurangi Kemiskinan

×

Wagub Idah: Sekolah Rakyat Solusi Kurangi Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Sekolah Rakyat
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat meninjau Sekolah Rakyat di Boalemo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (10/9/25)

Sekolah ini dianggap sebagai inovasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan merupakan langkah konkret pemerintah untuk menurunkan tingkat kemiskinan.

Wakil Gubernur menjelaskan bahwa sekolah rakyat di Boalemo sudah dilengkapi dengan tiga ruang belajar serta fasilitas asrama yang memadai. Pada tanggal 30 September mendatang, sekolah ini akan mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Insya Allah, sekolah rakyat ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemiskinan sekaligus meningkatkan SDM di Provinsi Gorontalo,” ungkap Idah.

Kabupaten Boalemo menjadi daerah pertama yang siap mengimplementasikan program tersebut. Tahun depan, sekolah rakyat direncanakan untuk dibangun di Kecamatan Wonosari dengan kapasitas yang lebih besar, yaitu 36 ruang belajar.

Idah juga menjelaskan bahwa untuk program sekolah rakyat, pemerintah provinsi menargetkan setiap kabupaten/kota yang memiliki lahan minimal 5–10 hektare dapat mendirikan sekolah tersebut.

Sherman Moridu, Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, menambahkan bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari Pemprov Gorontalo dan Kementerian Sosial RI. Sekolah rakyat akan menerapkan sistem boarding school, dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah, mulai dari jenjang SD hingga SMA, dengan kapasitas mencapai 1.000 siswa.

“Siswa akan menikmati berbagai fasilitas, termasuk makan tiga kali sehari, snack, asrama, serta pakaian dan atribut sekolah, semuanya gratis,” jelas Sherman.

Ia juga mengungkapkan bahwa tenaga pendidik telah disiapkan, dengan 13 guru telah diangkat sebagai calon PNS, sementara posisi kepala sekolah telah melalui seleksi ketat dan pelatihan yang diadakan langsung oleh Presiden RI.

Sherman berharap, sekolah rakyat ini dapat menjangkau anak-anak yang putus sekolah atau yang tidak sempat melanjutkan pendidikan, sehingga akses terhadap pendidikan berkualitas di Gorontalo semakin merata.

Reporter: Maya