Untuk Indonesia

Wabup Suharsi Evaluasi Capaian Vaksinasi di Pohuwato, Ini Hasilnya

Dulohupa.id- Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, pada Minggu (10/10) kemarin mengevaluasi seluruh pelaksana teknis program vaksinasi baik di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan dusun, yang dilaksanakan di rumah jabatan Suharsi, belum lama ini. 

Pada pertemuan tersebut, ia meminta seluruh OPD yang terlibat dapat memaparkan capaian vaksinasi untuk seluruh wilayah Kabupaten Pohuwato dan ingin memastikan sudah berapa persen presentasi yang sudah dicapai. 

“Pada bulan kemarin capaian vaksinasi di Pohuwato berada di angka 30 persen, dan kami mau evaluasi sekarang ini, apakah terjadi peningkatan atau malah stagnan di angka yang kemarin,” ujar Suharsi kepada wartawan, (10/10). 

Menurut Suharsi, evaluasi capaian vaksinasi ini penting dilakukan untuk mengukur sejauh mana program vaksinasi ke masyarakat berjalan dengan baik atau tidak, apalagi pihak pemerintah kabupaten menargetkan, bulan Desember mendatang capaian vaksinasi Pohuwato berada di angka 70-80 persen. 

Dalam laporan evaluasi itu, hasil yang didapatkan bahwa capaian vaksinasi di Pohuwato berada di angka 78 persen, tapi, hasil itu hanya berdasarkan hitungan manual saja. Sedangkan secara hitungan pada aplikasi berada di angka 57 persen. 

“Laporan capaian ini dilaporkan oleh kepala puskesmas, tapi, masih harus kita periksa lagi,” tuturnya. 

Menurutnya, selisih 20 persen ini belum terlaporkan. Apalagi, ada beberapa puskesmas yang belum terinput karena  kendala jaringan, sehingga penginputan data vaksinasi itu masih dilakukan secara manual. 

Suharsi juga menuturkan, pelaksanaan program vaksinasi berjalan dengan baik, karena ada beberapa desa yang terlihat antusias masyarakatnya yang tinggi untuk melaksanakan vaksinasi.

“Masyarakat sadar dan datang sendiri untuk di vaksin, dan saat ini program vaksinasi pemerintah masih gratis. Bahkan di beberapa tempat kadang ada yang pulang karena membludaknya peserta vaksinasi serta jata vaksin yang terbatas,” ungkapnya. 

Sementara itu, menurut plt Kadis Kesehatan Pohuwato, Irfan Saleh, mengungkapkan, bahwa pihaknya beserta vaksinator di setiap kecamatan, desa, dan dusun terus aktif melakukan vaksinasi. 

“Pelaksanaan vaksinasi secara masif dan kolektif menjadi cara pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang ingin divaksin,” kata Irfan. 

Irfan juga menuturkan, kekurangan stok vaksin di setiap puskesmas juga langsung ditangani dengan cepat agar dapat menjaga ketersediaan vaksin di setiap kecamatan dan desa.

“Apalagi bagi desa yang sangat jauh jangkauannya dengan dinas kesehatan, langsung kami penuhi stok vaksinnya,” Imbuhnya. 

Suharsi juga menambahkan, kekompakan antara pemerintah kecamatan dan pihak puskesmas serta para pendamping desa sangat diharapkan, sehingga apa yang kita harapkan bisa tercapai. Dan bagi kecamatan yang persentasi vaksinasinya di bawah, untuk bisa meniru kecamatan yang persentasenya di atas. 

“Saya juga mengingatkan semua elemen-elemen masyarakat agar jangan lengah setelah melakukan vaksinasi, harus tetap menjalankan protokol kesehatan (menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan) saat berada di luar rumah atau sedang berpergian,” pinta Suharsi.**

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.