Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Vaksin COVID-19, MUI: Harus Mengantongi Sertifikat Halal

60
×

Vaksin COVID-19, MUI: Harus Mengantongi Sertifikat Halal

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id – Wakil Presiden, Ma’aruf Amin yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan, pihaknya meminta dilibatkan untuk mengurusi perencanaan pengadaan vaksin, maupun pertimbangan kehalalalnya.

“(juga) audit di pabrik vaksin termasuk kunjungan ke fasilitas vaksin di RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Kemudian juga terus mensosialisasikan ke masyarakat dalam rangka vaksinasi,” ungkap Ma’aruf Amin belum lama ini.

Masalah kehalalan vaksin COVID-19, Ma’aruf menekankan bahwa vaksin yang akan diberikan ke masyarakat harus mengantongi sertifikat halal dari lembaga yang memiliki otoritas, dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia.

“Tetapi kalau tidak halal, namun tidak ada solusi selain vaksin tersebut, maka dalam situasi darurat bisa digunakan dengan penetapan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia,” tegasnya.

Terakhir ia berpesan agar masyarakat tetap istiqomah dan tidak boleh menyerah. Harus terus semangat menegakkan protokol kesehatan. Kepada para petugas diminta sosialisasi secara masif berikut edukasi tentang upaya pemerintah. Lakukan pendekatan dengan baik terutama daerah-daerah sumber penularan.

Adapun MUI sendiri memang telah dilibatkan pemerintah sejak awal pandemi di Indonesia. MUI sendiri sudah melaksanakan peranannya dalam pandemi COVID-19 di Indonesia sejak lama. Apalagi, sejauh ini fatwa MUI banyak menjadi acuan. Misalnya dalam ibadah shalat Jumat, shalat Idul Fitri, Idul Adha, pembayaran zakat yang dapat dipergunakan penanggulangan pandemi, tata cara beribadah bagi tenaga medis yang menggunakan baju hazmat.